Berita Terkini: Jadi Tumbal Harga Minyak Dunia Terus Merosot, Ratusan Ribu Orang Di PHK !!

0
1100
Harga Minyak Dunia

Berita Terkini: Jadi Tumbal Harga Minyak Dunia Terus Merosot, Ratusan Ribu Orang Di PHK !!

Indowarta.comHarga Minyak Dunia yang semakin melorot terus memakan korban.pada sepekan ini, Investor di sodori Rapor kinerja buruk sekaligus juga rencana Pemutusan Hubungan Kerja atau PHK Massal dari Raksasa Minyak dunia.

Kabar buruk paling terbaru adalah dari Royal Dutch Shell. Perusahaan asal Belanda ini bakal melakukan PHK Massal 10 Ribu karyawan. Puluhan Ribu Karyawan Tersebut berasal dari Shell ekaligus perusahaan minyak dan Gas asal Inggris yang baru saja di akuisisi yaitu BG Grup.

Jumlah tersebut akan bertambah dari awalnya melakukan PHK Massal sebanyak 7.500 pekerja yang diumumkan pada pertengahan tahun 2015 lalu.

CEE Royal Dutch Shell Ben van Beurden mengatakan bahwa Perubahan Substansial ini merespon penurunan harga Minyak. Shell akan mengambil keputusan lebih lanjut jika Harga Minyak Dunia akan terus Jatuh.

Harga Minyak Dunia

Keputusan merumahkan puluhan ribuan karyawan juga dilakukan BP. Perusahaan minyak asal Inggris ini juga bertekat bulat memberhentikan 7000 karyawan. BP juga akan memberhentikan 4.000 pekerja dari bisnis eksplorasi yang juga terkena dampak dari Harga Minyak Dunia.

Sementara Itu, ada sekitar 3 ribu pegawai Hilir bisnis pengilangan minyak juga bakal kehilangan pekerjaannya. PHK Bakal dilakukan bertahap dalam tempo dua tahunan mendatang. Dan pada hari Kamis kemarin, Weatherford Intrnasional pun juga akan menetapkan PHK Massal terhadap 6 Ribu Karywan.

Jumlah PHK Akibat Jatuhnya Harga Minyak Dunia pun cukup besar sekitar 14 persen dari jumlah pekerja. PHK Massal ditempuh Weatherford Internasional sepanjang Semester 1 Tahun ini.

Rencana Buruk PHK Besar besaran dari perusahaan Raksasa minyak ini juga menambah panjang daftar korban jatuhnya HArga Minyak Dunia.

Graves & Co sebagai lembaga Survey menghitung bahwa ada sekitar 250.000 karyawan perusahaan minyak yang terkena PHK sepanjang tahun 2015. Banyaknya Korban PHK tersebut merupakan Imbas dari menganggurnya lebih dari seribu Lahan pengeboran dan terpangkasnya produksi lebih dari 100 miliar dollar AS pada 2015.

Ini juga terlihat jelas kala Shell melaporkan bahwa penurunan laba perusahaan sebesar 80 persen menjadi 3,8 Miliar USD di sepanjang tahun 2015. Ini penurunan terdalam sejak 13 Tahun lalu akibat Anjloknya Harga Minyak Dunia.

baca juga : Berita Terkini: Penjualan Gas PT Badak NGL Melambung Di Tengah Lemahnya Harga Minyak Dan Gas Dunia !!!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here