Berita Terkini: Gamawan Fauzi Bantah Menerima Fee dari Proyek E KTP!

0
194

Berita Terkini: Gamawan Fauzi Bantah Menerima Fee dari Proyek E KTP!

Indowarta.com– Mantan menteri dalam negeri yakni Gamawan Fauzi ini telah menjadi saksi di dalam sidang dugaan koru psi proyek pengadaan E KTP di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. Di dalam dakwaan, dirinya telah disebutkan menerima bebearpa fee untuk menggelontorkan anggaran hingga penunjukan pelaksana.

Namun Gamawan Fauzi sendiri membantah bahwa diriya ini telah menerima uang yang dimaksud tersebut. Gamawan di Pengadilan Tipikor, Jakarta pada hari Kamis 16 Maret 2017 ini mengatakan “Saya tidak pernah sama sekali. Pasti, tidak pernah sama sekali”.

Gamawan Fauzi mengaku bahwa dalam menghadapi persidangan itu, dirinya sama sekali tidak ada persiapan khusus. Gamawan Fauzi mengaku bahwa dirinya sudah mempersiapkan beberapa dokumen, namun dirinya hingga saat ini masih merasa enggan untuk membeberkan dokumen apa saja yang sudah dia siapkan.Gamawan Fauzi

Menurut Gamawan Fauzi , tidak ada kejanggalan yang terjadi di dalam proses proyek pengadaan E KTP. Setelah adanya penetapan tersangka, bari dirinya menyadari bahwa ada bebearpa temuan yang bermasalah. Gamawan Fauzi mengatakan bahwa pada saat ini dirinya tahunya setelah ditetapkan tersangka saja ada masalah.

Terkait dengan dugaan bersama-sama melakukan korupsi E KTP dengan dua terdakwa yakni mantan direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Irman dan anak buahnya yakni Sugiharto serta beberapa anggota DPR RI pada periode 2009 hingga 2014 ini Gamawan Fauzi  masih enggan memberikan komentarnya.

Di dalam dakwaan itu, Gamawan Fauzi telah disebut menerima uang sebesar Rp 50 juta dan juga 4,5 juta dollar AS. Penerimaan uang yang dimaksud di dalam dakwaan itu telah diberikan dengan cara bertahap, tidak langsung diberikan sekigud begitu saja.

Pada persidangan ini, Gamawan Fauzi telah menegaskan untuk tidak membuat firnah dan juga tidak menzalimi orang lain. Gamawan Fauzi mengaku bahwa setiap perbuatan manusia pasti nanti ada balasannya yang juga setimpal termasuk juga untuk perbuatan yang jahat.

Gamawan Fauzi mengatakan “Jangan buat fintah (untuk) orang lain, karena fitnah kita ke orang, nanti dapat hukuman, (karena) peradilan kan bukan di sini saja”.

baca juga :

Ketua KPK Sebut Ada Kasus Korupsi yang Lebih Besar dari E KTP, Hambalang?

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY