Berita Terkini: Spa Plus Plus Berakun FB Dewa Komang Praja Diberangus, 18 Pekerjanya ‘Lunglai’!

0
632
Spa plus plus
Copyright©jawapos

Spa Plus Plus Berakun FB Dewa Komang Praja Diberangus, 18 Pekerjanya ‘Lunglai’!

Indowarta.com – Belum lama ini Unit Cyber Crime Polda Bali berhasil mengungkap spa plus plus yang menawarkan jasa melalui jejaring sosial Facebook. Dikatakan tempat spa tersebut memasarkan serta menawarkan terapis untuk melayani pria hidung belang.

Hal tersebut disampaikan oleh Dirkrimsus Polda Bali, Kombes Pol Kenedy disela-sela kesibukannya. Ia mengatakan penawaran yang dilakukan oleh Praja Spa tersebut dikatakan telah melanggar UU ITE lantaran memuat konten hot dan menjadikan orang lain sebagai objek panasnya.

“Bisa dikatakan, prostitusi online berkedok spa ini sangat vulgar dalam menawarkan jasa esek-eseknya, tutur Kenedy di Mapolda Bali, Denpasar pada Rabu 13 Maret 2017. Sejauh ini pada akun facebook spa plus plus yang bernama ‘Dewa Komang Praja’ tersebut telah memiliki sekitar 2 ribu lebih teman di FB.

“Dalam akun tersebut, kami menelusuri dan ternyata sudah ada 2 ribuan anggota ,” tambahnya.

Spa plus plus
Copyright©Instagram

Tak hanya menjajakan spa plus plus melalui jejaring sosial Facebook, namun mereka rupanya juga menjajakannya melalui Instagram. instagram tersebut diketahui telah memiliki followers sebanyak 5015 pengguna.

Terkait dengan nasib dari 18 terapis yang sempat diamankan, nantinya mereka akan dilakukan pembinaan oleh instasi terkait. Usai menjalani pembinaan, rencananya 18 terapis tersebut akan dipulangkan.

Mantan dosen Akpol tersebut juga mengatakan bahwa pihaknya tidak menemukan terapis yang masih dibawah umur. Diketahui rata-rata terapis berusia 20 tahun hingga 30 tahun.

Hingga kini, lokasi spa plus plus yang dikelola oleh pemilik spa berinisial IM (37) dan DK (29) dan seorang marketing AY (31) sudah ditutup dan dipasang garis polisi. Dengan adanya penangkapan tersebut, pihaknya akan melakukan penyelidikan dalam mengungkap kasus prostitusi online yang beredar di Bali.

“kami akan tetap melakukan penyelidikan dalam mengungkap prostitusi online yang ada di Bali,” tegasnya.

Cara pemasaran spa plus plus kepada pelanggan yakni dengan cara menawarkan paket-paket khusus melalui media sosial. Setidaknya terdapat 5 paket khusus dengan varian harga yang berbeda yang kerap ditawarkan melalui FB, BBM, dan Line.

Dari pengungkapan spa esek esek tersebut polisi berhasil menyita sejumlah barang bukti berupa 1 unit komputer, 2 unit router Wifi, uang tunai Rp 3,8 juta, dua buah handphone, beberapa lembar bukti pembayaran, beberapa buku tabungan, sprei, beberapa kond*m, gel serta obat kuat.

Baca Juga Akan Ada Tersangka Lain dalam Kasus Video Hot Kamar Pas Lotte Mart Surabaya?

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY