Berita Terkini: Fadli Zon Sudah Menduga Bahwa Partai Demokrat Akan Netral Di Pilkada DKI Putaran Kedua!

0
1770
Fadli zon
Copyright©Kompas

Fadli Zon Sudah Menduga Bahwa Partai Demokrat Akan Netral Di Pilkada DKI Putaran Kedua!

Indowarta.com – Terkait dengan keputusan yang dipilih oleh Partai Demokrat, Wakil Ketua Umum Partai demokrat Fadli Zon mengaku tidak terkejut dengan keputusan tersebut. Diketahui, Partai yang mengusung Agus Harimurti Yudhoyono-Sylviana Murni untuk maju Ke Pilkada DKI Jakarta 2017 memutuskan untuk netral dalam Pilkada DKI Jakarta 2017 putaran kedua.

Hal itu menyusul pernyataan sikap dari AHY pada rabu 15 Maret 2017 kemarin, Demokrat tidak memihak atau non blok pada putaran kedua.

“Enggak ada yang kaget ya. Sejak awal kami expect seperti itu,” terang Fadli Zon di Kompleks Pelemen, Senayan, Jakarta, Pada Kamis 16 Maret 2017.

WAJIB BACA :  Jokowi Kritisi Pernyataan SBY Soal Pemerintah Abuse Of Power!

Fadli Zon menganggap keputusan yang dituturkan oleh AHY itu wajar lantaran baik Agus maupun Partai Demokrat saat ini berposisi sebagai penyeimbang dan itu merupakan hal dari pihak Agus. Dan pilihan mereka jatuh pada non-blok.

Partai Demokrat
Copyright©Kompas

Sedangkan terkait dengan pengalihan dukungan, meskipun PD tak secara resmi menyatakan dukungannya kepada pasangan calon tertentu, namun Fadli yakin jika banyak loyalitas dari Agus-Sylvy yang akan mengalihkan dukungan kepada pasangan calon nomor pemilihan 3, Anies Baswedan, Sandiaga Uno.

Hal itu terlihat dari sejumlah pendukung dari Partai Demokrat yang telah menyatakan dukungan terhadap pasangan Anies-Sandi.

“Banyak para pendukung Demokrat di DKI sudah menyatakan dukungan pada Anies-Sandi. Jadi saya kira mayoritas mendukung Anies-Sandi, tutur Wakil Ketua DPR RI tersebut.

WAJIB BACA :  Prabowo dan SBY Sepakat Uji Materi UU Pemilu Ke MK!

Sebelumnya Agus mengaku mendapatkan laporan bahwa semua relawan pendukungnya menunggu intruksi yang dikeluarkan terkait pasangan calon mana yang harus mereka dukung. Namun menurut Agus pilihan tersebut diserahkan kepada masing-masing relawan.

“Terhadap situasi ini, tentu saya dan Bu Sylviana, tidak punya otoritas untuk mengomandoi orang per orang. Saya akan memberikan kembali kepada setiap warga Jakarta untuk menggunakan hak pilihnya, menggunakan hati (untuk memilih), terang Agus.

Ia mengatakan hal tersebut lantaran menilai Pilkada DKI Jakarta 2017 putaran kedua bukan lagi pertarungannya bersama relawannya. Hal itu ditandai saat dirinya menyatakan kekalahannya pada Pilkada DKI 2017 putaran pertama.

Meskipun enggan untuk mengarahkan pilihan, Agus meminta kepada para pendukungnya untuk memilih pasangan calon yang benar-benar menjunjung tinggi demokrasi dan etika.

Baca Juga Berita Terkini: Satu Demi Satu, Pentolan Partai Demokrat Merapat Ke Ahok!

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY