Berita Terkini: Begini Kabar 6 Startup Indonesia yang Ditempa di Markas Google!

0
224
google
Copyright©Chromplex

Berita Terkini: Begini Kabar 6 Startup Indonesia yang Ditempa di Markas Google!

Indowarta.com – Pihak Google kembali membawa startup lokal yang telah terpilih untuk mulai belajar di markas besarnya yang berada di Mountain View, San Francisco, AS, lewat program Launchpad Accelerator yang ke – 3.

Ada startup pilihan yang berjumlah 6 dan menjadi perwakilan dari Tanah Air yaitu, Snapcart, Qlue, iGrow, Jurnal, Ruma, serta Picmix. Keenam startup Indonesia tersebut adalah lintas sektor yang berupaya untuk mempermudah kehidupan manusia, baik dalam bidang pertanian, manajemen keuangan, transportasi, jejaring sosial sampai layanan edit foto.

Pada Februari lalu, mereka telah kembali ke Tanah Air setelah dua minggu digembleng oleh pakar teknologi yang telah memiliki banyak pengalaman dari Google. Keenam perwakilan startup Indonesia itu mengungkapkan jika mereka mendapatkan banyak pelajaran berharga untuk mengembangkan usaha rintisan digital.

startup 6
Copyright©KERENNEWS

“Pengalaman paling berharga adalah interaksi dengan para mentor,”  ungkap Reynazan Royono selaku  penemu dan CEO dari Snapcart pada Kamis (16/3) pada acara The Hook di Jakarta.

Ia mengatakan sebelum dirinya pergi ke San Francisco, mereka telah lebih dulu berkomunikasi melalui internet guna menanyakan kebutuhan serta membantu mencarikan solusi.

Intinya pelajaran yang didapat oleh para perkawilan startup Indonesia tersebut adalah soal strategi pemasaran, pemanfaat alat teknis, pengalaman pengguna, user interface, penghitungan bisnis, juga pembentukan iklim kerja yang nyaman.

Di sisi lain mendapatkan ilmu yang baru dari para pakar startup, peserta juga memiliki kesempatan untuk membangun jaringan dengan startup yang ada di negara lain yang juga turut serta dalam Lauchpad Accelerator, seperti negara India, Thailand, Brazil, Mexico, Malaysian dan juga negara Vietnam.

“Saya suka space yang disediakan Google di sana. Kami bisa berkolaborasi dengan pelaku startup,” ucap Andreas Senjaya yang juga penemu dari iGrow. Ia juga menambahkan jika startup yang berasal dari Brasil mau membuka channel iGrow miliknya dengan petani dinegara asalnya.

Enam founder dipilih sebagai perwakilan startup Indonesia di tingkat Internasional setelah dilakukan pertimbangan. Pemilihan tersebut berdasarkan basis pengguna yang telah stabil, cara pemecahan masalah yang unik, juga diikuti dengan tim yang kokoh.

Mereka akan dibimbing selama enam bulan oleh para pakar ahli, dan juga masing – masing startup juga akan mendapatkan dana tanpa ekuitas dari Google yang jika dirupiahkan sebanyak Rp 600 juta.

BACA JUGA Berita Terkini: Google Rayakan Hari Perempuan Internasional 2017 Hari Ini!

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY