Berita Terkini: Polisi Identifikasi Bocah Korban Pelecehan di FB Loly Candys!

0
1198
Pedofil
Copyrigth©Pojok Satu

Berita Terkini: Polisi Identifikasi Bocah Korban Pelecehan di FB Loly Candys!

Indowarta.com – Pihak Subdit Cyber Crime Ditreskrimum Polda Metro Jaya tetap terus mengembangkan kasus pornografi anak dibawah umur jaringan internasional yang berada di grup FB Official Loly Candy’s 18 +. Identifikasi polisi pun kini terfokus pada foto dan video anak – anak dibawah umur yang telah diposting.

Hingga kini pihak Polda Metro Jaya baru dapat mengindentifikasi 8 korbannya, namun tidak menutup kemungkinan jika jumlah korban tersebut akan bertambah.

“Kenapa kami harus identifikasi (korban) karena di samping ada gambar filmnya, kami juga harus tahu pelakunya siapa. Kemudian di mana dilakukan dan korban ditemukan, jadi bukan gambar,” Hal ini dijelaskan langsung oleh Kombes Pol Wahyu Hadiningrat selaku Direktur Reskrimus Polda Metro Jaya di Jakarta pada Kamis (16/3).

Wahyu juga mengaku jika pihaknya butuh untuk melakukan proses identifikasi kepada para korban yang sudah dieksploitasi secara seksual tersebut guna mendalami siapakah yang telah melakukannya.

Tidak menutup kemungkinan juga, anggota yang telah mengunggah foto dan video porno anak di bawah umur di media sosial FB tersebut untuk diselidiki.

“Ya tentunya kalau memang ada member yang juga mengirim foto dan video porno anak di bawah umur akan kami selidiki,” tambahnya.

2 pedofil
Copyrigth©detik

Sampai saat ini, pihak Polda Metro Jaya sudah mendapatkan 4 orang yang ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus unggahan foto video anak dibawah umur di FB. Para tersangka adalah admin yang bertugas di grup Facebook tersebut.

“Penyidikan masih berlanjut dan akan kami kembangkan terus,” tutupnya.

Polda Metro Jaya baru – baru ini mengungkap kasus pornografi anak yang masih dibawah umur yang dibagikan di media sosial FB. Lewat grup fanspage itu, para pelaku membagikan konten – konten berunsur pornografi yang membahas tentang objek anak – anak dibawah umur.

Diketahui keempat tersangka tidak hanya membagikan unggahan yang berisikan foto dan video berunsur pornografi, melainkan juga melakukan tindak kekerasan seksual terhadap para korban. Tidak hanya itu kedua tersangka yang melakukan kekerasan seksual juga merekam aksinya sendiri lalu membagikannya kepada para anggota.

BACA JUGA Berita Terkini: Ternyata Ini Lho Modus Dibalik Postingan Minta Like dan Coment di FB!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here