Berita Terkini: Begini Cerita Emak-emak Soal Grup Pedofil di FB!

    0
    794
    ilustrasi
    Copyrigth©Pojok Jabar

    Berita Terkini: Begini Cerita Emak-emak Soal Grup Pedofil di FB!

    Indowarta.com – Sebuah jaringan pedofilia di Facebook terungkap, hal ini bermula dari laporan seorang ‘emak – emak’ bernama Michelle Dian Lestari dan juga teman – temannya.

    “Bermula dari laporan rekan Risrona Talenta Simorangkir di grup Fun-Fun Centilisius bahwa ada grup FB bernama Candy’s yg mengumpulkan foto porno anak-anak,” ucap Michelle pada Kamis (16/3).

    Michelle dan temannya bernama Risrona tersebut mengungkapkan jika keduanya sempat berkonsultasi ke seorang pegiat LSM untuk melaporkan masalah ini, namun pegiat itu hanya menyarankan agar melakukan report ke FB agar akun pedofil itu dapat diblokir.

    Pegiat itu mengatakan jika melapor ke kepolisian akan membutuhkan biaya serta prosedur yang tidak sembarangan. Grup pedofil itu juga sempat ditutup karena screenshootnya pernah dikirim ke aduan konten Kementerian Komunikasi dan Informatika.

    Tapi karena muncul lagi yang baru, Michelle pun memutuskan untuk menghubungi Wahyu Hadiningrat selaku Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya.

    “Akhirnya baru terpikir untuk melaporkan rekan dari polisi. Ternyata ditindaklanjuti dengan cepat,” jelas Michelle.

    pelaku pedofilia
    Copyrigth©NET.Z

    Melalui media sosial WhatsApp, ia mengirim tautan dan juga screenshoot itu pada tanggal 6 Maret 2018 kepada Wahyu. Dan setelah tiga hari, tepatnya tanggal 9 Maret, 4 admin dari grup FB tersebut berhasil ditangkap.

    “Yang penting emak-emak cerdas dan waspada bersatu,” ucap Michelle.

    Seusai mendapatkan laporan serta informasi dari masyarakat, penyidik cyber crime Polda Metro Jaya pun berpura – pura bergabung dengan grup yang di privasi tersebut untuk mengawasi aktivitas dari tindakan pencabulan dan konten pornografi di dalamnya.

    Kini aku FB Official Loly Candy’s 18+ telah ditutup. Kurang lebih ada 600 foto dan juga video yang berunsur pornografi anak dibawah umur. Pihak kepolisian pun kini tengah mengincar para member FB lainnya yang sempat mengunggah konten pornografi anak, apalagi jika terbukti pernah melakukan tindak pencabulan.

    Untuk mengungkap kasus ini, polisi pun juga tengah melakukan pengolahan data dari FB berkaitan dengan riwayat seluruh member – nya.

    “Apabila (member) mentransmisikan konten pornografi, akan dijerat dengan undang-undang tersebut,” ucap AKBP Akhmad Yusep selaku Wakil Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya AKBP Akhmad Yusep

    BACA JUGA Berita Terkini: Polisi Identifikasi Bocah Korban Pelecehan di FB Loly Candys!

    NO COMMENTS

    LEAVE A REPLY