Berita Terkini: KPK Kembali Panggil Choel Malarangeng Terkait Kasus Korupsi Hambalang!

0
178
choel mallarangeng
Copyright©Twitter

Berita Terkini: KPK Kembali Panggil Choel Malarangeng Terkait Kasus Korupsi Hambalang!

Indowarta.com – Andi Zulkarnaen Mallarangeng alias Choel Mallarangeng tersangka kasus dugaan korupsi proyek Hambalang, kembali dipanggil pihak Komisi Pemberantas Korupsi (KPK). Ia dipanggil dengan kapasitasnya sebagai seorang tersangka.

“AZM (Andi Zulkarnaen Mallarangeng) akan diperiksa sebagai tersangka,” ucap Febri Diansyah selaku Kabiro Humas KPK pada Jumat (17/3).

Choel Mallarangeng adalah tersangka untuk kasus dugaan korupsi pada proyek pembangunan pusat Pendidikan, Pelatihan, serta Sekolah Olahraga Nasional (P3SON) Hambalang pada tahun anggaran 2010 – 2012. Ia diduga telah memanfaatkan jabatan dari kakanya yang menjabat sebagai Menpora ketika itu guna meraih untung dari proyek Hambalang.

Choel diduga mendapatkan keuntungan dari tindakan korupsinya sekitar Rp 4 Miliar dari proyek tersebut. KPK pun menahan Choel pada Senin (6/2) lalu. Ketika itu Choel sendiri menyatakan bahwa dirinya bersyukur karena setelah merasa di biarkan dengan statusnya sebagai tersangka yang ditetapkan oleh KPK sejak lima tahun yang lalu.

Choel disangka sudah melakukan tindak pidana yang melanggar Pasal 2 ayat 1 dan/atau Pasal 3 Undang – Undang Pemberantasan Tindak Pidana korupsi juncto Pasal 55 ayat 1 ke – 1 KUHP.

andi malarangeng
Copyright©Twitter

Namun pihak KPK menyatakan jika kasus korupsi tersebut tidak hanya akan berhenti di Choel Malarangeng saja . Pihak KPK pun juga mulai menelisik kemungkinan jika ada tersangka yang lain.

Majelis hakim menuturkan jika keterlibatan dari Choel dalam proyek tersebut, berawal dari pertemuan yang digelar di kerja Andi Mallarangeng di lantai 10 gedung Kemenpora bersama dengan Wafid Muharam, Muhammad Fakhruddin dan Deddy Kusdinar guna membahas kesiapa PT Adhi Karya dalam pengerjaan proyek di Kemenpora, tak terkecuali proyek Hambalang.

Disebutkan juga jika Choel melakukan pertemuan dengan ketiganya namun secara terpisah. Dalam pertemuan itu, Choel Mallarangeng menyebutkan tentang kakanya yang belum menerima apapun selama kurun waktu satu tahun ia menjabat sebagai Menpora.

Dan pada 28 Agustus 2010 , Deddy bersama dengan Fakhrudin mengantarkan uang sejumlah USD 550 ribu kepada Choel Mallarangeng

BACA JUGA Berita Terkini: KPK Tegaskan Kasus Hambalang Tak Akan Berhenti Di Nama Choel Mallarangeng !

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY