Berita Terkini: KPK Telusuri Peran Gubernur Aktif Di Kasus Korupsi Hambalang!

0
731
KPK
Copyright©liputan6

Berita Terkini: KPK Telusuri Peran Gubernur Aktif Di Kasus Korupsi Hambalang!

Indowarta.com – Pihak KPK terus mendalami fakta untuk kasus korupsi Hambalang, Bogor. Tidak terkecuali indikasi keterkaitan Bendahara Umum PDI Perjuangan, Olly Dondokambey.

Pihak penyidik KPK juga sempat melakukan penyitaan terhadap furniture mewah yang berada di kediaman Gubernur Sulawesi Utara tersebut. Penyitaan dilakukan karena ia diduga karena pembelian furniture tersebut berasal dari hasil tindak korupsi Hambalang.

“Kami terus cermati fakta persidangan yang ada, dan memang ada info signifikan yang diberikan tersangka AZM (Andi Zulkarnain Mallarangeng),” ucap Juru Bicara dari KPK Febri Diansyah ketika berada di kantornya, Kuningan Persada, Jakarta Selatan pada Jumat 17 Maret 2017.

WAJIB BACA :  OTT, KPK Tangkap Istri Sekaligus Gubernur Bengkulu!

Andi Zulkarnaen Mallarangeng alias Choel Mallarangeng yang menjadi tersangka telah menjalani pemeriksaan penyidik KPK. Choel sendiri beberapa kali menuturkan tentang keterlibatan dari seorang Gubernur aktif dalam kasus korupsi Hambalang tersebut.

Febri mengatakan jika pihak lembaga anti rasuah tersebut akan melimpahkan berkas perkara Choel ke tahap dua dengan segera.

choel
Copyright©tribunnews

“Tentu KPK masih mendalami kasus ini, termasuk juga apakah nanti ada keterangan yang signifikan yang disampaikan tersangka AZM ini. Ya, dalam waktu dekat kami siapkan dakwaannya,” ucap Febri.

Pihak Komisi Pemberantasan Korupsi telah menetapkan Choel Mallarangeng sebagai tersangka untuk kasus dugaan tindak pidana korupsi proyek pembangunan Pusat Pendidikan dan Sekolah Olahraga Nasional (P3SON) Hambalang, yang dianggarkan pada tahun 2010 – 2012 yang lalu.

WAJIB BACA :  Ketua KPK Tegaskan Gubernur Bengkulu Ditangkap Karena terkait Kasus Suap Jalan!

Choel diduga memanfaatkan jabatan dari sang kakak, yakni Andi Mallarangeng yang ketika itu menjabat sebagai Menpora guna meraup keuntungan dari proyek Hambalang. Ia dianggap telah mendapatkan keuntungan untuk Andi sejumlah Rp 2 miliar dan US$ 550 ribu dari proyek tersebut.

KPK pun menjerat Choel dengan Pasal 2 ayat 1 atau Pasal 3 Undang – Undang Nomor 31 Tahun 1999, sebagaimana diubah dengan Undang – Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, juncto Pasal 55 ayat 1 ke – 1 KUHP.

Dalam kasus ini, Andi Mallarangeng dijatuhi hukuman empat tahun penjara oleh Pengadilan Tipikor dan Pengadilan Tinggi DKI Jakarta, karena terbukti melakukan tindakan korupsi atas proyek Hambalang.

BACA JUGA Berita Terkini: KPK Kembali Panggil Choel Malarangeng Terkait Kasus Korupsi Hambalang!

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY