Berita Terkini: Dibawa Kabur Teman FB, Siswi SMP Dipaksa Jadi Pelayan Diskotik!

0
976
ilustrasi
Copyrigth©Tribunnews

Dibawa Kabur Teman FB, Siswi SMP Dipaksa Jadi Pelayan Diskotik!

Indowarta.com – Diduga menjadi korban perdagangan orang, seorang siswi SMP Negeri 13 Tangerang yang diketahui bernama Marcel binti Yuni kabur dari rumahnya dan menjadi pelayan di diskotik di daerah Palembang.

Menurut keterangan yang diperoleh dari korban. ia telah berada di Palembang sejak tiga tahun yang lalu atau lebih tepatnya saat ia masih duduk dibangku kelas dua SMP. Ia kemudian diajak oleh temannya yang kenal melalui jejaring sosial FB yang bernama Safira untuk jalan-jalan ke kota pempek itu.

Di Polresta Palembang Marcel menuturkan bahwa saat itu dirinya pamitan pada sang ibu lantaran dijemput oleh Safira. Teman FB Marcel itu mengaku ingin mengajak jalan-jalan. Keduanya kemudian naik mobil travel.

korban perdagangan manusia
Copyrigth©merdeka

Tak dinyana, rupanya jauh dari perkiraan korban. bukannya diajak untuk berwisata, korban justru dijadikan sebagai pelayan diskotik di kawasa Simpang Sungki, Palembang. Ia juga dipaksa untuk menginap di rumah Safira yang belum diketahui lokasi tepatnya.

Di tempat hiburan malam tersebut Marcel di suruh untuk melayani pengunjung laki-laki untuk memberikan ‘minuman’. Meski telahbekerja selama tiga tahun, nampaknya Marcel harus menelan pil pahit lagi, pasalnya ia tak kunjung menerima gaji dari Safira.

Lantaran merasa sudah tidak betah dengan perlakuan tersebut, akhirnya korban memutuskan untuk melarikan diri dan langsung datang ke kantor polisi. Ia mengaku sebenarnya ia ingin menumpang untuk tidur, lantaran bingung ia harus pergi kemana lagi.

Menurut keterangan yang diberikan oleh Reskrim Polresra Palembang, Kompol Maruly Pardede, awalnya petugas merasa curiga melihat sikap korban yang tampak tengah begitu kebingungan sesampainya di Mapolresta Palembang pada Sabtu 18 Maret 2017.

Kemudian petugas mengintrogasi korban, dari seitu petugas menduga Marcel menjadi korban perdagangan manusia. Maruly mengatakan korban mengaku berasal dari Tangerang dan sudah tiga tahun berada di Palembang lantaran diajak teman yang dikenalnya melalui FB untuk berwisata.

Ia juga menjelaskan, warga yang merasa kehilangan anggota keluarganya, diharapkan dapat datang ke kantor polisi terdekat dengan menyertakan bukti identitas keluarga. Korban memiliki ciri-ciri rambut panjang dan kulit sawo matang.

Kini pihaknya masih berkoordinasi dengan Polres Tangerang, siapa tahu pengakuan yang diberikan korban memang benar adanya.

Baca Juga Berita Terkini: Netizen Beberkan Bukti Mengerikan Usai Polisi Bongkar Kasus Grup Pedofil di FB!

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY