Berita Terkini: Strategi Bagaimanakah yang Diterapkan PDIP Hadapi Pilgub Jawa Barat!

0
600
PDIP
Copyrigth©detik

Strategi Bagaimanakah yang Diterapkan PDIP Hadapi Pilgub Jawa Barat!

Indowarta.com – Meski pemilihan gubernur Jawa Barat masih berlangsung tahun depan, namun tampaknya genderang pilgub tersebut mulai bertabuh. Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil bersiap untuk maju dengan dukungan dari Partai NasDem melalui deklarasi yang digelar pada Minggu 19 Maret 2017 kemarin.

Selain kang Emil, sapaan akrab Ridwan Kamil, juga turut bermunculan para kandidatlain yang disebut akan maju dalam pilgub, yakni Dedi Mulyadi, Deddy Mizwar hingga istri gubernyr Jawa Barat Ahmad Heryawan, Netty Prasetiyani.

PDIP yang memiliki kursi terbanyak di DPRD pun belum menentukan pilihannya. PDI Perjuangan pada pemilihan legeslatif berhasil mengumpulkan 20 kursi dari 100 kursi. Kemudian diikuti oleh Partai Golkar dengan perolehan 17 kursi, PKS 12 kursi, Demokrat 12 kursi, Gerindra 11 kursi, PPP 9 kursi, PKB 7 kursi, NasDem 5 kursi, PAN 4 kursi dan Hanura 3 kursi.

PDIP
Copyrigth©Sebarr

Menurut ketrangan DPD PDIP Jawa Barat Mayjen TNI (Purn) TB Hasanuddin menyatakan bahwa partainya tidak terburu-buru dalam menentukan pilihannya. Banyak pertimbangan partainya dalam mengusung calon kepala daerah, lantaran Jabar merupakan wilayah yang luas dan sangat besar, dan memiliki permasalahan yang kompleks.

Menurut UU No 10 Tahun 2015 Pasal 40 Ayat 1 tentang persyaratan pendaftaran calon, PDIP dapat mengusulkan paslon sendiri tanpa perlu berkoalisi.

Itu karena PDIP memperoleh 20 kursi memenuhi persyaratan pencalonan sendiri yakni minimal 20 persen dari jumlah kursi DPR atau 25 persen dari akumulasi perolehan suara sah dalam pemilihan umum angota DPRD di daerah yang bersangkutan.

Pengamat polityik dari Universitas Indonesia, Ikhsan Darmawan menyatakan sulit bagi PDIP untuk mencalonkan pasangannya sendiri. Apalagi dalam dua periode gubernur Jawa Barat tahun 2008 dan 2013, PKS selalu berhasil memenangkan suara.

Sehingga PKS tetap akan menjadi salah satu lawan terberat bagi PDI Perjuangan, kendati sudah tidak bisa mengusulkan nama calon yang sama pada pilgub tahun depan. Ikhsan juga menilai, lebih masuk akal jika PDI Perjuangan memilih untuk berkoalisi dengan partai lain dalam ajang Pilgub Jabar tahun depan.

Baca Juga Berita Terkini: PDIP Sebut Ada Parpol Akan Deklarasikan Dukungan Ke Ahok, Demokrat?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here