Berita Terkini: Dukun Pengganda Uang dibekuk Aparat Polda Jateng!

0
481
Copyrigth©

Dukun Pengganda Uang dibekuk Aparat Polda Jateng!

Indowarta.com – Aparat Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Jawa Tenganh menangkap seorang yang mengaku sebagai Dukun Pengganda Uang. Sejauh ini ada enam orang korban penipuan modus penggandaan uang, dengan total kerugian mencapai Rp 349,5 juta.

Dukun Pengganda Uang tersebut berinisial MRAN, kelahiran Banyuwangi yang tinggal di Dusun Lebari, Desa Jawisari, Kecamatan Limbangan, Kabupaten Kendal.salah satu korban dari tersangka yakni bernama Nita, ia menyerahkan uang sejumlah Rp 278,5 juta termasuki mobilnya Toyota Yaris merah metalik dengan nomor polisi B 1084 GKF.

“Kejadian penipuan bermodus penggandaan uang itu telah terjadi pada bulan Oktober hingga Desember 2015 lalu di sebuah kamar di Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang,” tutur Kepala Bagian Humas Polda Jateng Kopmbes Pol Djarod Padakova, Senin (20/3).

dukun pengganda uang
Copyrigth©SINDOnews

Dukun Pengganda Uang tersebut meminta kepada korban ritual dilakukan di kamar hotel. Tersangka mengaku ia sebagai seorang kiai yang dapat melipat gandakan uang secara gaib melalui ritual bantuan Kanjeng Ratu Kidul dan Eyang Seto.

“Awalnya membayar mahar Rp35 juta dijanjikan berlipat jadi Rp60 juta.”

Untuk mayakinkan korbannya, tersangka melakukan berbagai ritual seperti menggunakan tasbih, serban, dan kardus yang berisikan bunga. Kardus itu rupanya huga diisi uang palsu pecahan Rp 100 ribu yang telah ditata rapi.

Uang palsu dalam kardus itu kemudian diperlihatkan kepada korban, namun tidak boleh di sentih. Korban yang langsung percaya pun akhirnya menyerahkan uang tunai sebesar Rp 278,5 juta dan mobilnya.

Namun ternyata apa yang dijanjikan oleh Dukun Pengganda Uang tersebut tak kunjung terealisasi atau penipuan. Merasa menjadi korban penipuan, korban pun akhirnya melaporkan kejadian tersebut ke polisi dan langsung ditindaklanjuti oleh penyidik.

Tersangka akhirnya berhasil diamankan pada Selasa (24/1) pukul 11.000 WIB saat berada di sebuah tempat penjualan handphone di Jalan Cipto Mangunkusumo, Ambarawa, Kabupaten Semarang.

Usai penyidikan dikembangkan, rupanya masih ada lima korban lain. Mereka adalah Lina, warga Semarang yang tertipu sebesar Rp 40 juta, Hendri, warga Palembang yang tertipu sebesar Rp 10 juta, Tunoyo, warga Palembang sebesar Rp 4 juta, Cak Nun, warga Malang Rp 17,5 juta dan Hariyan, warga Trenggalek Rp 10 juta.

Dukun Pengganda Uang tersebut juga mengakui perbuatannya. Kini tersangka ditahan di Mapolda Jateng dan dijerat dengan Pasal 378 KUHP dan 372 KUHP tentang penipuan dengan ancaman pidana penjara maksimal empat tahun.

Polisi juga berhasil menyita sejumlah barang bukti yang digunakan oleh tersangka demi melancarkan aksinya seperti 45 bundel uang palsu pecahan Rp 100 ribu, ponsel,blangkon, tasbih, serban, dan dus berisikan bunga.

Baca Juga Berita Hari Ini: Dimas Kanjeng Ditetapkan Sebagai Tersangka Penipuan Oleh Bareskrim Polri !

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY