Berita Terkini: Ada Kontrak Politik Palsu, Ulah Tim Ahok!

0
1785
Kontrak Politik Palsu
Copyrigth©okezone

Berita Terkini: Ada Kontrak Politik Palsu, Ulah Tim Ahok!

Indowarta.com– Politikus muda dari Partai Golkar yakni Ahmad Doli Kurnia ini juga ikut mengkritisi mengenai beredarnya surat pernyataan atau akah kontrak bertanda tangan palsu yang menyatakan bahwa Anies Baswedan dengan Sandiaga Uno ni akan menerapkan syariat Islam di Jakarta.

Ahmad merasa yakin bahwa beredarnya kontrak politik palsu ini merupakan perbuatan dari kompetitor pasangan Anies Sandi yakni Ahok Djarot beserta dengan para timnya. Menurut Doli, setelah putaran pertama Pilgub DKI Jakarta pada kahir-akhir ni tima Ahok Djarot telah menunjukkan berbagai cara yang semakin menjadi brutal dalam menghadapi kompetisi ini.

WAJIB BACA :  Pimpinan Partai Pro Ahok Tak Hadiri Pelantikan Anies Baswedan Sandiaga Uno?

Ahmad pada saat dihubungi oleh awak media pada hari Senin 20 Maret 2017 ini telah mengatakan “Bohong, manipulasi, arogan, kasar, adu domba, provokatif dan juga intimidatif ini telah menjadi trade mark Ahok juga timnya”.

Ahmad mengatakan bahwa bila dicermati pada awal dimulainya persaingan Pigub DKI Jakarta ini, baik Ahok maupun timnya ini selalu saja menghalalkan berbagai cara untuk menaikkan popularitas dan juga melemahkan para pesaingnya.

Kontrak Politik Palsu
Copyrigth©indonesiaoversight

Kepmimpinan yang tidak ada etikanya dan juga tidak mempunyai moral itulah yang menjadi salah satu ciri khas dan juga gaya yang ada pada diri Ahok. Hal ini telah diungkapkan oleh Ahmad. Ahmad mengatakan bahwa yang lebih spesifik lagi adalah dengan cara mengembangkan fitnah di berbagai tempat khususnya adalah yang terkait dengan Islam. yang memang Ahok selalu menebar kebencian. Itu yang dikatakan oleh Ahmad.

WAJIB BACA :  Pimpinan Partai Pro Ahok Tak Hadiri Pelantikan Anies Baswedan Sandiaga Uno?

Terkait dengan beredarnya akan konrak politik palsu ini, Bawaslu DKI Jakarta ini akah memanggil pemilik akun Twitter @Saiful_mujani yang diduga telah menyebarkan hal ini. Komisioner Bawaslu DKI Jakarta yakni Muhammad Jufri ini telah mengatakan bahwa pihaknya kini akan memanggil terlebih dahulu pelapor yakni tim Kuasa hukum Anies Sandi yang telah melaporkan kasus kontrak politik palsu ini. Pemanggilan pelapor ini bertujuan untuk membuat berita acara.

Jufri kepada wartawan di Kantor Bawaslu DKI Jakarta, Jakarta Utara pada hari Senin 20 Maret 2017 mengatakan “Ya kalau bersedia nanti malam kami undang pelapor untuk membuat berita acara”.

baca juga :

Begini Cerita Anies Baswedan Saat Selamat Dari Lift Blok M Square!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here