Loh . .Kok Nama Syahrini Dicatut dalam Kasus Suap Pajak!

0
546
Syahrini
Copyrigth©rimanews

Loh . .Kok Nama Syahrini Dicatut dalam Kasus Suap Pajak!

Indowarta.com– Nama salah satu penyanyi cantik Syahrini ini telah muncul did alam sidang dugaan suap pejabat di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta pada hari Senin 20 Maret 2017. Informasi ini telah terungkap pada saat jaksa mempertanyakan mengenai 16 dokumen yang merupakan bukti permulaan perusahaan dan juga beberapa nama perorangan kepada Kepala Subdirektorat Bukti Permulaan Direktoran Penegakan Hukum Direktorat Jenderal Pajak Handang Soekarno.

Belasan dokumen tersebut dalh diteumkan di dalam tas Handang pada saat dirinya telah tertangkap tangan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi. Dirinya telah ditangkap karena diduga menerima suap dari PT EK Prima Ekspor Indonesia untuk menyelesaikan masalah pajak.

Bukti permulaan ini artinya ada keterangan, tulisan ataupun benda yang bisa memberikan petunjuk adanya dugaan kuat bahwa sedang atau telah terjadi suatu tindak pidana di dalam bidang perpajakan yang dilakukan oleh siapa saja.

Di dalam dokumen yang telah ditemukan itu, tidak hanya terdapat dokumen PT EK Prima saja, jaksa juga telah berhasil melihat adanya nama Syahrini. Pada saat persidangan digelar, Jaksa Mochammad Takdri Suhan ini telah melemparkan pertanyaan terhadap Handang yakni “Salah satunya namanya Syahrini ini siapa?”. Mendapatkan pertanyaan itu, Handang pun menjawab “Itu Syahrini yang artis.”.

Syahrini
Copyrigth©radarcirebon

Selain itu juga ada nama lain yang terkenal di dalam setumpuk dokumen bukti permulaan. Menurut Jaksa Mohammad Asri Irawan, Syahrini telah memiliki masalah pajak yakni sebesar Rp 900 juga antara tahun 2015 dan tahun 2016. Namun untuk nama yang lalinnya, Asri masih enggan untuk memberikan komentarnya.

Walapun demikian, jaksa ini telah menggaribawahi munculnya nama Syahrini di dalam dokumen bukti permulaan tersebut. Hal ini karena telah terdapat indikasi kuat artis lain juga ikut mengurus masalah pajaknya. Asri pada hari Senin 20 Maret 2017 telah mengatakan “Jangan-jangan Syahrini juga ngurus. Ini suatu preseden”.

Di dalam kasus PT TKP, direktur PT EKP yakni Ramapanicker Rajamohanan Nair ini telah diduga menjanjikan uang sebesar Rp 6 miliar kepada Handang. Uang tersebut bertujuan untuk menyelesaikan masalah pajaknya.

baca juga :

Berita Terkini: Wabup Klaten dipanggil KPK Soal Kasus Suap Promosi Jabatan!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here