Berita Terkini: Bawaslu Larang Ahok Show Tayang di Televisi, Begini Reaksi Ahok!

0
1150
Berita Terkini: Ahok Akan Mulai Diperiksa Sebagai Tersangka Kasus Penistaan Agama Hari Ini !
copyright ©Kompas

Berita Terkini: Bawaslu Larang Ahok Show Tayang di Televisi, Begini Reaksi Ahok!

Indowarta.com – Calon gubernur nomor urut pemilihan dua DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok, hanya menanggapi dengan tertawa ketika awak media mengajukan pertanyaan mengenai dilarangnya oleh Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) DKI Jakarta untuk penayangan program “Ahok Show” di televisi.

Saat mendengar “Ahok Show”, Ahok kembali menuturkan tentang rencananya untuk menjadikan tayangan yang rencananya akan berdurasi 60 menit itu sebagai lahan bisnis.

“Ya nanti kalau aku sudah selesai Pilkada (DKI Jakarta 2017), kan boleh ditayangin di TV,” ujar Ahok, sembari tertawa dan juga meninggalkan awak media ketika berada di Jalan Proklamasi, Jakarta Pusat pada Senin (20/3).

Acara “Ahok Show” memiliki konsep talkshow bersama dengan Ahok yang akan menjadi host dan juga presenter kondang Sarah Sechan sebagai co-host-nya.

Di tayangan perdananya yang tayang  pada Jumat (17/3) malam, “Ahok Show” mengusung tema yang dekat dengan anak muda atau generasi millenial. Di acara itu, Ahok berencana mengundang narasumber dari beberapa kalangan, tidak terkecuali anak muda yang memiliki pengaruh terhadap pembangunan Ibu Kota.

Ahok Show” sendiri ditayangkan di semua akun media sosial pribadi yang dipunyai oleh Ahok, mulai dari akun Instagram, Twitter, Facebook, dan Youtubenya. Tetapi, akun media sosial tersebut tak dilaporkan ke pihak Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta yang dianggap sebagai media kampanye.

Mimah Susanti selaku Ketua Bawaslu DKI Jakarta sebelumnya mengatakan bahwa tidak melarang tayangan “Ahok Show” pada saat masa kampanye Pilkada DKI Jakarta 2017.

ahok-show
Copyrigth©SEWORD

Tetapi , acara itu hanya boleh ditayangkan lewat media sosial yang sudah didaftarkan resmi ke KPU DKI. Apabila tetap ada akun media sosial yang belum melakukan pendaftaran dan digunakan untuk kampanye, Mimah pun menghimbau akun tersebut didaftarkan dengan resmi ke pihak KPU DKI Jakarta.

“Akunnya didaftarkan aja ke KPU DKI, toh memang ini masa kampanye. Kan di sana ada visi, misi, dan programnya, bahkan ada informasi lainnya yang ingin disampaikan,”  ucap Mimah.

Mimah menjelaskan dengan tegas bahwa tayangan itu dilarang tayang di stasiun televisi. Pasalnya, sesuai dengan Pasal 68 ayat 3 Peraturan KPU Nomor 12 Tahun 2016 tentang Kampanye Pilkada, pasangan calon, tim kampanye, maupun parpol pengusung dilarang memasang iklan kampanye di media massa.

“Kampanye melalui media massa cetak maupun elektronik dimulai 9 April sampai dengan 15 April, difasilitasi KPU DKI Jakarta,” ucap Mimah.

BACA JUGA Berita Terkini: Begini Jadinya Jika Pertemuan Rahasia Ahok Bocor!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here