Berita Terkini: BMKG Luncurkan Kabar Soal Gempa di Lampung, Tak Berpotensi Tsunami!

    0
    565
    Berita terkini: Terbukti 'Ramalan' Gempa Mentawai Terjadi Siklus 200 tahunan, Berikut Cara Mengamankan Diri !!

    Berita Terkini: BMKG Luncurkan Kabar Soal Gempa di Lampung, Tak Berpotensi Tsunami!

    Indowarta.com – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika mengatakan jika adanya gempa tektonik yang berkekuatan 5,2 Skala Richter yang dirasakan di daerah Kabupaten Tanggamus dan Kabupaten Lampung Barat pada Selasa (21/3) pada pukul 20.13 WIB, dan tidak memiliki potensi tsunami.

    Berdasarkan informasi dari BMKG, pusat dari gempa tersebut berada pada koordinat 6.24 derajat Lintang Selatan dan 104.30 Bujur Timur, tepatnya di daerah perairan laut Samudra Hindia yang berada pada jarak 166 km arah barat daya Kota Agung, Tanggamus, dengan kedalaman 56 km.

    Gempa tersebut dirasakan  II – III Modified Mercally Intensity (MMI) di Liwa, Lampung Barat dan II – III MMI di kota Agung, Tanggamus.

    Pihak BMKG menjelaskan jika gempat tersebut tidak menyebabkan ancaman tsunami. Dalam penjelasannya Drs. Moch Riyadi MSi selaku Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG menyampaikan analisis dari pihaknya menunjukkan bahwasannya gempa bumi tersebut peta tingkat guncangan menunjukkan bahwa dampaknya yang berupa guncangan dirasakan di Kota Agung, Liwa, Kota Jawa, Negeri Ratu, Belimbing dan Tampang Belimbing pada skala intensitas II SIG BMKG.

    lampung
    Copyrigth©Viva

    Tidak sedikit dari warga setempat yang dilaporkan atau diinformasikan merasa kaget dan berlarian ke luar rumah disebabkan oleh guncangan gempa bumi tersebut, tetapi hingga kini belum ada laporan yang berisikan kerusakan yang disebabkan oleh bencana ini.

    Menurut BMKG, gempa bumi yang terjadi di daerah lampung tersebut adalah jenis gempa yang memiliki kedalaman dangkal disebabkan oleh aktivitas subduksi lempeng. Yang dalam hal ini adalah lempeng Indo – Australia menunjam ke bawah tepatnya ke Lempeng Eurasia.

    Dan melaku dengan 60 mm/tahun, sehingga mengalami deformasi atau patahan batuan yang terjadi tepat di bawah cekungan busur muka (fore arc basin).

    Dari hasil analisis mekanisme sumber yang menampakkan bahwa gempa bumi tersebut dipicu oleh penyesaran naik (thrust fault).

    Sedangkan dari hasil monitoring pihak BMKG sampai sekarang belum terjadi gempa bumi susulan. Oleh sebab itu, masyarakat yang berada di pesisir Lampung diminta untuk tetap tenang, mengingat gempa ini tidak berpotensi tsunami.

    BACA JUGA Efek Equinox, BMKG Beri Peringatan Dini Hujan Lebat dan Gelombang Tinggi di Bali!

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here