Berita Terkini: BMKG Sebut Musim Kemarau Akan terjadi Mulai Bulan Mei!

0
885
BMKG
Copyrigth©southwestclimatechange

Berita Terkini: BMKG Sebut Musim Kemarau Akan terjadi Mulai Bulan Mei!

Indowarta.com– Forecaster ataupun peramal cuaca dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisikan atau y ang kerap disebut dengan nama BMKG Jawa Barat yakni Jadi Herdarmin ini telah mengatakan bahwa pada bulan Juni hingga bulan Agustus nanti akan ada peluang terjadinya El Nino. Sekalipun dengan intensitas yang lemah, El Nino ini kemungkinan akan terjadi di beberapa kota dan juga kabupaten.

Jadi mengatakan kepada awak media pada hari Jumat 24 Maret 2017 ini telah mengatakan “Suhu muka laut di wilayah Jawa dan selatan Jawa akan mendingin dan berpotensi  bulan September akan lebih kering dari biasanya”.

Dirinya menambahkan bahwa pada tahun 2015 yang lalu ini sudah pernah terjadi El Nino dalam skala yang lemah mengenah hingga pengaruhanya di Indonesia kering. Setelah itu pada tahun 2016 ini telah terjadi La Nina dengan kisaran lemah sehingga pengaruhnya di Indonesia basah.

BMKG
Copyrigth©southwestclimatechange

Jadi menerangkan “Hujan sepanjang tahun 2016 dan puncaknya telah terjadi di bulan Maret ini, untuk April peluang secara gradual ada sedikit penurunan, sehingga potensi di bulan Mei untuk Jawa Barat pada umumnya akan memasuki awal musim kemarau, sedangkan untuk Bandung sekitarnya peluang musim kemarau terjadi di dasarian pertama bulan Juni”.

Hingga saat ini BMKG ini masih memonitori dan juga akan selalu memperbarui hasil monitoring yang dilakukan itu untuk dibagikan ke instansi yang terkait. Hal ini dimaksudkan untuk mengantisipasi kebencanaan yang akan diakibatkan oleh bencana hidro meteorologi. Jadi mengatakan “Masyarakat harus waspada juga terhadap bencana hidrometeorologi”.

El Nino merupakan fenomena perubahan iklilm yang secara global diakibatkan oleh memanasnya suhu di permukaan air laut Pasifik bagian Timur. Terjadinya El Nino ini bisa dilihat secara kasat mata oelh seseorang.

Orang yang sering melihat El Nino ini adalah para nelayan dari Peru maupun Ekuador. Pada biasanya persitiwa ini akan terjadi menjelang bulan Desember. Sedangkan La Nina sendiri merupakan peristiwa alam yang bisa dikatakan seperti kebalikan dari El Nino.

baca juga :

Berita Terkini: 4 Pegawai BMKG Hang Nadim Dapatkan Penghargaan Saat peringati Hari Meteorologi Dunia!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here