Berita Hari Ini : M Siyono Tewas Saat Diperiksa, Densus 88 Disetarakan Dengan Polsek ?

0
1642
M. Siyono

Berita Hari Ini : M Siyono Tewas Saat Diperiksa, Densus 88 Disetarakan Dengan Polsek ?

indowarta.com– Kematian M. Siyono terduga teroris yang diisukan dilakukan oleh Detasemen Khusus 88 Anti Teror Polri masih dipermasalahkan. Indonesia Coruption Watch (ICW) beranggapan kalau Densus 88 bertindak selayaknya anggota Polsek, bukan lagi pasukan khusus.

Salah satu anggota ICW Donald Fariz di Gedung Pusat Dakwah Muhamadiyah, Jakarta Pusat pada Jum’at lalu menyebutkan bahwa Densus 88 merupakan pasukan elit, tapi kenapa tindakannya katro (ndeso)? Dia menyebut seperti polisi mau ungkap curanmor saja.

Padahal Densus 88 dilatih oleh Australis dan seharusnya meiliki kualitas lebih dibandingkan dengan polisi biasa. Seharusnya Densus 88 lebih berhati-hati dalam bertindak dan mencari pelaku aksi teror di dalam negeri. Tidak sepantasnya Densus 88 melakukan tindakan yang tidak transparan.

Selain itu dia juga mempermasalahkan pemberian sejumlah uang yang diberikan untuk istri M. siyono yaitu Suharmi. Sementara itu masih banyak kasus yang seharusnya korban diberi uang oleh pihak polilsi namun hingga saat ini tidak diberikan. Donal mempertanyakan dari mana uang itu berasal? Kok secara tiba-tiba uang itu ada

M. Siyono

Siyono ditangkap oleh tim Densus 88 Antiteror di Klaten Jawa Tengah. Diduga M. Siyono dianiyaya pada saat digiring dengan mobil dengan cara kepalanya dihantamkan di bagian besi mobil.

Pihak keluarga sendiri masih belum mengikhlaskan kepergian M. Siyono ini. Seluruh keluarga berduka dan istri M. Siyono berharap keadilan terhadap kematian suaminya.

Kini istri M. Siyono sudah menerima uang sebanyak dua gepok saat dia berada di Jakarta. Uang tersebut berukuran sekitar 10 cm. Diduga uang dua gepok tersebut diberikan untuk istri M. Siyono oleh polisi yang bernama Ayu. Ayu juga diduga menjemput istri M. Siyono dari Klaten, Solo.

Menurut pengakuan pemberi uang tersebut, uang itu diberikan sebagai santunan untuk pemakaman M. Siyono. Merasa takut, istri M. Siyono tidak berani membuka uang tersebut. Pihak keluarga juga sudah meminta bantuan ke Pihak Muhamadiyah. Namun pihak Muhamadiyah meminta untuk autopsy ulang jenazah.

baca juga :

Berita terkini: Disangka Teroris Ternyata Guru Honorer, Menteri Yuddy Cabut Laporannya Karena Iba !!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here