Berita Hari Ini : Lebih Dari 3.3 Juta Siswa SMA Sederajat Serentak Lakukan Ujian Nasional (UN 2016) Hari Ini !

0
695
Ujian Nasional

Berita Hari Ini : Lebih Dari 3.3 Juta Siswa SMA Sederajat Serentak Lakukan Ujian Nasional (UN 2016) Hari Ini !

indowarta.comUjian Nasional kini serentak digelar dan diikuti sebanyak 3.302.673 siswa Sekolah Menengah Atas (SMA), Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dan Madrasah Aliyah (MA) di Indonesia pagi hari ini Senin 4 April 2016. Kepala Pusat Pendidikan (Kapusdik) Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Nizam menyebutkan kalau pelaksanaan Ujian Nasional kali ini berbeda dari tahun sebelumnya.

Sebelumnya hanya ada 594 sekolah yang mengkuti Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK). Namun saat ini terdapat sekitar 4.402 sekolah dan sekitar 927.000 siswa yang melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Komputer.

Sementara itu sekolah lainnya masih menggunakan Ujian Nasional berbasis kertas. Kemendikbud terus mendorong agar pelaksanaan UNBK lebih digalakkan lagi. hal ini dikarenakan UNBK dinilai lebih efisien dari pada Ujian Nasional Berbasis Kertas. Tak hanya itu, UNBK juga bisa dinilai meminimalkan tidan kecurangan peserta Ujian Nasional.

Sekolah tidak perlu mengadakan peralatan komputer. Gunakan saja peralatan yang tersedia. Apabila tidak cukup, bisa menggunakan peratalan di sekolah lain yang tidak melaiksanakan Ujain Nasional. Setiap tahun, sebanyak 170.000 soal untuk UNBK dibuat.

Pada Ujian Nasional berbasis kertas terdapat dua pengawas di setap kelas. Sedangkan untuk Ujian Nasional Berbasis Komputer terdapat satu teknisi dan satu proktor yang memastikan kalau siswa melaksanakan UNBK sesuai dengan ketentuan.

Ujian Nasional

Nizam menghimbau kepada siswa dan sekoalah agar mengedepankan kejujuran dalam pelaksanaan Ujian Nasional. Meskipun hasil Ujian Nasional hanya untuk pemetaan, indeks kejujuran siswa digunakan untuk tes masuk Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN). Pada tahun ini juga Kemendikbud akan mengumumkan indeks integritas sekolah tersebut.

Ujian Nasional Berbasis computer memang dinilai lebih efisien dari pada Berbasis Kertas. Mengingat kertas berbahan baku pohon atau kayu yang berumur sekitar 5 sampai 10 tahun agar bisa diolah menjadi kertas. Selain itu dikutip dari web resmi Kementrian Keuangan, butuh 7.000 galon air dan 20 pohon untuk membuat satu ton kertas.

baca juga :

Berita Hari Ini : Kemendikbud Jamin Dan Yakin Soal UN 2016 Tak Akan Bisa Diretas !

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here