Berita Terkini: Proses Evakuasi Korban Longsor di Ponorogo yang Berlangsung Kurang Lancar!

0
448
longsor
Copyrigth©Twitter

Proses Evakuasi Korban Longsor di Ponorogo yang Berlangsung Kurang Lancar!

Indowarta.com – Terkait dengan musibah tanah longsor di Ponorogo tepatnya di Desa Banaran, Pulung, Ponorogo, tampak tim gabungan yang berjumlah sekitar 1.655 personel melakukan pencarian terhadap para korban.

Pasalnya sekitar 26 korban diketahui masih tertimbun material longsor dan kini masih dalam pencarian petugas. Dalam foto yang beredar pada Minggu 2 April 2017, sejumlah petugas serta relawan masih melakukan pencarian di tengah situasi rumah yang rusak akibat longsor di Ponorogo.

Dalam gambar yang beredar tersebut tampak rumah-rumah tertimbun material longsor dan terlihat rusak parah, bahkan ada yang kondisinya hampir rata lantaran tertimbun tanah. Tak hanya bangunan saja, kendaraan pun juga hancur menyatu dengan bangunan rumah.

longsor
Copyrigth©BNPB

Petugas pun mencoba untuk mengecek lokasi yang terkenaimbas dari musibah tersebut. sementara itu kendaraan berat terpantau di lokasi longsor di Ponorogo untuk mengeruk tanah longsor yang cukup tebal.

Dalam proses pencarian para korban dilakukan oleh tim yang berasal dari organisasi dan relawan yang tampak bersama-sama membantu proses pencarian.

Menurut keterangan yang diberikan oleh Sutopo Purwo Nugroho selaku Kepala Pusat Daa Informasi dan Humas BNPB, pencarian para korban tidak mudah karena melihat lokasi yang tertimbun longsor luas.  Sementara itu material yang menimbun rumah serta korban juga cukup tebal yakni mencapai 20 meter.

Seperti keterangan tertulis yang diberikan oleh Sutopo, “Tidak mudah mencari korban. Di beberapa lokasi ketebalan mencapai 20 meter”.

Selain itu,salah satu hal yang menyebabkan sulitnya proses evakuasi lantaran cuaca serta akses menuju lokasi. Bahkan pencarian para korban pun sempat dihentikan lantaran hujan deras mengguyur lokasi longsor di Ponorogo.

Sutopo juga menuturkan selain cuaca dan akses menuju lokasi yang sulit, keterbatasan alat pun juga menjadi kendala. Hujan deras memang sempat mengguyur lokasi dan dikhawatirkan terjadi longsor susulan.

“Selain itu juga faktor cuaca, aksesibilitas menuju lokasi, keterbatasan peralatan dan komunikasi, serta bahaya susulan longsor. Hujan deras pada Minggu siang (2/4) pukul 13.30 WIB menyebabkan operasi SAR dihentikan sementara,” ujar Sutopo.

Baca Juga Berita Terkini: Begini Kronologi Longsor di Ponorogo Menurut BNPB!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here