Berita Terkini: Sebelum Tragedi Longsor di Ponorogo, Zona Berbahaya Tak Dikosongkan?

0
559
Longsor di Ponorogo
Copyrigth©merdeka

Berita Terkini: Sebelum Tragedi Longsor di Ponorogo, Zona Berbahaya Tak Dikosongkan?

Indowarta.com- Bupati Ponorogo yakni Ipung Muchlissoni ini telah mengakui bahwa sebelum terjadinya longsor yang mempunyai skala besar ini kawasan yang berada di dalam zona bahaya ini masih belum dikosongkan secara total. Lokasi yang masuk di dalam zona bahaya ini adalah di Dusun Tangkil, Desa Banaran, Kecamatan Pulung.

Ipung Muchlissoni pada hari Senin 3 April 2017 ini mengatakan “Sebetulnya kami sudah mengambil langkah sejak awal munculnya retakan tanah itu, warga kami imbau untuk mengungsi dan tempatnya sudah ada”.

Warga pun kini telah mulai untuk mengikuti instruksi yang telah diberikan dan mengungsi ke rumah penduduk lain yang dinilai merupakan tempat yang lebih aman selama tiga pekan terakhir ini. Namun aktivitas mengungsi ini hanya di lakukan pada malam hari karena pada siang harinya mereka kembali ke rumah masing-masing.

Longsor di Ponorogo
Copyrigth©kompas

Ipung mengatakan “Siangnya kembali ke rumah dan ambil panenan. Jadi begini, kadang kami sulit untuk melakukan pengosongan paksa kalau tidak ada alasan atau kejadian, nanti dikiranya melanggar HAM”.

Menurut Ipung, kejadian seperti ini bisa menjadi pelajaran yang sangat berharga bagi pemerintah daerah untuk mengambil kebijakan terkait dengan penanganan bencana alam. Hal ini karena mengingat di wilayahnya pada saat ini masih tercatat ada empat lokasi lagi yang memiliki tanda-tanda seperti di Desa Banaran.

Ipung menyebutkan bahwa  pada saat ini tim tanggap darurat bencana ini masih menitik fokuskan untuk melakukan pencarian  puluhan korban akibat longsor di Ponorogo ini yang masih hilang serta mengurusi para pengungsi.

Lalu pada saat ditanyai mengenai rencana relokasi warga terdampak ini pihaknya mengaku bahwa masih akan melakukan pembahasan lebih lanjut lagi. Selain itu Pemerintah Daerah juga masih belum bisa memberikan kepastian mengenai ketersediaan lahan untuk relokasi lagi.

Ipun mengatakan “Kalau relokasi tentu harapannya masyarakat di sekitar sini, tapi belum tentu ada. Kalau mau relokasi yang ideal ya transmigrasi, tapi itu akan dibicarakan lebih lanjut”.

baca juga :

Mengenal Lebih Dekat Sosok Bunga Jelitha Ibrani, Puteri Indonesia 2017!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here