Berita Terkini: Tim Sar Masih Lanjutkan Operasi Pencarian Korban Longsor Ponorogo!

0
796
Longsor Ponorogo
Copyright©cnnindonesia

Berita Terkini: Tim Sar Masih Lanjutkan Operasi Pencarian Korban Longsor Ponorogo!

Indowarta.com– Tim SAR gabungan yang terdiri dari BPBD, Basarnas, TNI, Polri dan juga para relawan ini telah melanjutkan upaya untuk pencarian korban Longsor Ponorogo pada hari ini. Titik pencarian ini berada di bagian teratas bagian longsor.

Kepala bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ponorogo yakni SEtyo Budiono ini telah menjelaskan bahwa salah satu titik yang kini tengah menjadi fokus utama untuk pencarian korban pada hari ini, Senin 3 April 2017 ini adalah berada di dalam sector A yang berada di titik nol ataupun berada di paling atas lokasi tanah longsor Ponorogo ini.

Lokasi yang menjadi fokus utama ini merupakan dugana sementara timbunan material yang telah mencapai 10 meter ini. Hal ini tentu saja menjadi suatu tantangan tersendiri bagi tim SAR gabungan.

Budiono pada saat dikonfimasi oleh awak media pada hari Minggu 2 April 2017 ini telah mengatakan “Yang jelas yang panen jahe itu kan berkumpul pada satu titik, informasinya kan sembilan itu”.

Longsor Ponorogo
Copyright©detik

Operasi pencarian korban tanah longsor Ponorogo ini telah melibatkan sebanyak kurang lebih 700 relawan. Operasi pencarian korban longsong Ponorogo ini akan dibagi lagi menjadi tiga sector yakni sektor A yang akan dimpimpin oleh Basarnas, Sektor B yang akan dimpimpin oleh Polri dan juga Sektor C yang akan dimpimpin oleh TNI.

Hasil pencarian pertama ini pasca terjadinya bencana tanah longsor Ponorogo ini telah berhasil menemukan sebanyak 2 korban. Dua korban yang telah berhasil ditemukan ini bernama Katemi 70 tahun beserta dengan cucunya yang bernama Iwan Danang Suwandi. Diperkirakan bahwa masih ada 26 korban lagi yang kini masih tertimbun di tanah longsor Ponorogo ini.

Tidak hanya itu saja, tim tanggap darurat bencana pun kini juga telah menambah alat berat untuk menemukan korban yang masih belum ditemukan. Tim tanggap darurta bencana alam ini telah menambah alat berat yang awalnya hanya enam kini menjadi Sembilan.a

baca juga :

Cerita Pilu Ismiatun Saat Kehilangan Ibunda dan Anaknya Dalam Tragedi Longsor di Ponorogo!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here