Terintegrasi dengan Transjakarta, Begini Cara Gunakan Angkot KWK Menuju Halte dengan Gratis!

    0
    486
    angkutan
    Copyright©Twitter

    Terintegrasi dengan Transjakarta, Begini Cara Gunakan Angkot KWK Menuju Halte dengan Gratis!

    Indowarta.com – Koperasi Wahana Kalpika (KWK) dan Transjakarta pada Senin (3/4) telah resmi terintegrasi sebagai implentasi pola transportasi makro di DKI Jakarta.

    Sumarsono selaku Plt Gubernur DKI Jakarta mengintegrasikan angkot KWK sebagai kendaraan pengumpamaan ke sistem Bus Rapid Transit (BRT) yang kemudian menggunakan bus Transjakarta.

    Wibowo selaku Humas Transjakarta menuturkan bahwa, setiap pelanggan sudah dapat menaiki angkot KWK dari halte Transjakarta serta diharuskan untuk mempunyai Kartu Sahabat KWK.

    “Nanti dapat dibeli disetiap halte dengan membayar Rp 15 ribu untuk satu bulan. Pelanggan pun tidak akan dikenakan biaya atau gratis saat naik KWK di jam operasional yang telah ditentukan, pelanggan tinggal menunjukkan kartu tersebut kepada driver,” ujar Wibowo ketika berada di Jakarta Pusat pada Senin (3/4).

    Ia menerangkan bahwa masa berlaku dari kartu tersebut hanyalah selama sebulan. Kedepannya, para pelanggan akan melakukan sistem upgrade yang dikenakan biaya seperti saat awal membeli kartu Sahabat KWK itu.

    angkot kwk
    Copyright©Twitter

    “Sistemnya nanti akan berganti warna setiap bulannya seperti April warna biru, nanti Mei, Juni berbeda warna. Kita akan terus ada pengembangan akan hal itu,” jelas Wibowo.

    Untuk waktu beroperasi, angkot KWK sendiri akan melayani para pelanggan pada pukul 05.00 – 09.00 WIB dan juga pada 16.00 – 20.00 WIB. Selain dari jam operasional tersebut pelanggan akan tetap dikenakan biaya operasional yang telah ditetapkan.

    “Selain jam tersebut driver dilarang meminta uang kepada pelanggan yang telah memiliki kartu,” ucap Wibowo.

    Ia juga menambahkan untuk para pelanggan angkot KWK yang ingin menggunakan feeder KWK bisa menemukan di jembatan penyeberangan orang (JPO) yang berada di halte Transjakarta sebelah kiri.

    “Itu memang konsep dari kita seperti itu. Karena halte Transjakarta memang berada di tengah, jadi pelanggan keluar Transjakarta langsung ambil arah kiri saja,” terang Wibowo.

    Sebelumnya pada peresmian angkot KWK tersebut, Sumarsono Plt Gubernur DKI Jakarta juga sempat menggunakannya dari rumah dinas untuk menuju ke Balai Kota, Jakarta.

    BACA JUGA Demo Angkot Makin Meluas. .Warga Bogor Semakin Sulit Beraktivitas!

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here