Berita Terkini: BPBD Ponorogo Peringatkan Warga Akan Ancaman Longsor Susulan!

0
3432
longsor
Copyright©Twitter

Berita Terkini: BPBD Ponorogo Peringatkan Warga Akan Ancaman Longsor Susulan!

Indowarta.com – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD Ponorogo memberikan peringatan mengenai ancaman tanah longsor susulan yang kemungkinan terjadi Desa Banaran, Kecamatan Pulung. Kemungkinan dari terjadinya longsor susulan tersebut terbilang cukup tinggi.

“Itu sudah terjadi, kalau tidak salah dua kali, salah satunya itu dari posko bencana sini terdengar cukup keras,” ucap Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ponorogo yakni Sumani pada Rabu (5/3).

Lokasi longsor susulan itu berada pada lereng yang berada di bagian selatan dari titik longsor utama. Tetapi dua kali longsor susulan itu jauh lebih kecil daripada longsor Ponorogo sebelumnya. Ia menuturkan agar lebih waspada terhadap longsor susulan ini agar tidak menelan korban jiwa.

“Longsor-longsor susulan inilah yang juga perlu kita waspadai, jangan sampai menimbulkan korban jiwa lagi,” ucapnya.

longsor ponorogo
Copyright©Twitter

Sedangkan pada pengamatan yang dilakukan oleh tim ahli geologi dari Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta, potensi dari longsor susulan yang berada pada lereng di sebelah kanan dan juga kiri lokasi longsor Ponorogo kemarin, disebebakan adanya retakan di sejumlah titik.

Hal itu diketahui seusai tim penelitian melakukan penelitian dengan menggunakan kamera udara. Dari dua sisi lereng Gunung Gede tersebut, yang mempunyai potensi paling besar adalah sisi kanan atau sisi bagian selatan. Kemungkinan tersebut memiliki peluang besar terjadi apabila curah hujan tinggi.

“Kemudian yang potensi kedua material tanah yang sudah meluncur namun belum sepenuhnya padat, apabila curah hujan tinggi dan resapan air juga tinggi maka bisa terjadi pergerakan,” ucap Bagus Bestari Kamarullah seorang ahli geologi UGM.

Di sisi lain adanya potensi longsor lanjutan, pihaknya juga memperingatkan mengenai adanya bahaya yang lain yaitu banjir bandang. Jika dilihat dari lokasi longsor Ponorogo kali ini ada sejumlah aliran dan juga genangan air.

“Karena di tanah yang belum padat ini apabila genangan air itu tinggi, maka dikhawatirkan bisa lepas sebagai banjir bandang,” terangnya.

Bagus menghimbau beberapa rekomendasi itu segera diambil sebagai langkah antisipasi dan juga tindakan lanjutan, sehingga dapat mengurangi resiko yang nantinya terjadi seperti longsor Ponorogo sebelumnya.

BACA JUGA Berita Terkini: Tertimbun Sampai 17 Meter, 26 Korban Longsor di Ponorogo Sulit Dievakuasi!

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY