Berita Terkini: Anas Urbaningrum dan Setya Novanto Akan Dihadirkan Dalam Sidang Kasus Korupsi E KTP Hari Ini!

0
554
sidang e - ktp
Copyrigth©Tribunnews

Berita Terkini: Anas Urbaningrum dan Setya Novanto Akan Dihadirkan Dalam Sidang Kasus Korupsi E KTP Hari Ini!

Indowarta.comSidang kasus korupsi e – KTP pada Kamis (6/4) kembali di gelar di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta Pusat.

Febri Diansyah selaku Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menerangkan dalam sidang kali ini, pihak Jaksa Penuntut Umum KPK akan menghadirkan sebanyak sembilan saksi.

“Besok ada persidangan lanjutan, kami periksa 9 saksi terdiri dari empat anggota DPR, empat swasta dan satu PNS Kemendagri,”  ucap Febri pada Rabu (5/4) malam ketika berada di gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan.

Menurut informasi yang didapat, Setya Novanto selaku Ketua Umum Partai Golkar yang juga Ketua dari Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) akan dihadirkan dalam sidang kasus korupsi e – KTP. Ketika proyek e – KTP dibahas, Setya Novanto masih menjabat sebagai Ketua Fraksi Golkar. Nama Setyo sendiri disebut juga turut terlibat dalam pusaran kasus korupsi mega proyek tersebut.

WAJIB BACA :  Berita Terkini: KPK Siap Hadapi Sidang Praperadilan Miryam S Haryani Soal Kasus E KTP!

Tidak hanya Setya Novanto saja, Anas Urbaningrum yang juga pernah menjabat sebagai Ketua Umum Partai Demokrat serta Ade Komaruddin mantan Ketua DPR disebutkan juga akan hadir dalam sidang kasus korupsi e – KTP kali ini.

sidang e - ktp
copyright© Twitter

Di sisi lain, sejumlah saksi  yang lain dari pihak swasta juga akan dihadirkan. Diantaranya adalah Anang, Achmad Fauzi, Dudy Susanto, Evi Andi Noor Halim, serta Markus Nari.

Berdasarkan keterangan yang beredar sejumlah saksi yang akan dihadirkan pada sidang kasus korupsi e – KTP kali ini adalah Anas Urbaningrum, Setya Novanto, Achmad Fauzi , Dudy Susanto, Ade Komaruddin, Anang Sugiana Sudiharjo, Suciati dan lainnya.

Ditanya mengenai nama – nama yang tersebar tersebut, Febri Diansyah tidak mau membeberkannya. Sebelumnya Muhammad Nazaruddin secara terbuka telah merinci aliran uang mengenai korupsi mega proyek e – KTP ke beberapa pihak di kursi DPR.

WAJIB BACA :  Berita Terkini: Polisi Tangkap 2 Orang Terduga Pelaku Penyiraman Novel Baswedan!

Di sidang kasus korupsi e – KTP itu dirinya juga menambahkan, bahwa Anas mendapatkan aliran dana Rp 20 miliar guna biaya kongres pencalonan dirinya yang maju sebagai Ketua Umum Partai Demokrat. Nazar mengatakan bahwa Anas menerima dana tersebut dalam tiga tahapan, tetapi dirinya lupa mengenai rincian itu.

Uang itu ia ketahui karena dititipkan Anas ke seorang bendahara digunakan untuk biaya akomodasi DPC Partai Demokrat di hotel Sultan untuk memenangkan dirinya menjadi ketua umum.

BACA JUGA Berita Terkini: Sidang Kasus E KTP Dilanjutkan Hari Ini!

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY