Berita Terkini: Densus 88 Amankan Terduga Teroris di Lamongan yang Akan Beraksi Ke Polsek Brondong!

0
565
irjen boy rafi amar
Copyrigth©Netralnews

Densus 88 Amankan Terduga Teroris di Lamongan yang Akan Beraksi Ke Polsek Brondong!

Indowarta.com – Tim Densus 88 Antiteror Polri menangkap terduga teroris. Tiga terduga teroris tersebut di tangkap di Lamongan, Jawa Timur. Penangkapan tersebut dilakukan di wilayah kecamatan Paciran, Lamongan pada Jumat (7/4) pagi tadi. Ketiganya teroris lamongan tersebut ditangkap di lokasi terpisah.

Awalnya Tim Densus 88  menangkap Teroris Lamongan berinisial ZA dan HE di depan SMPN I Paciran. Saat itu, keduanya tengah berboncengan mengendarai sepeda motor. Sementara itu, terduga teroris berinisial H ditangkap di jetak, kecamatan Paciran, sekitar pukul 10.00 WIB.

H ditangkap selang sekitar 30 menit setelah penangkapan terhadap ZA dan HE. Kabid Humas Polda Jatim Kombes Frans Barung Mangera sebelumnya mengatakan tidak ada perlawanan dalam penangkapan.

teroris
Copyright©covesia

Ketiga terduga teroris tersebut kabarnya telah merencanakan melakukan penyerangan di Mapolsek Brondong, lamongan. Para teroris tersebut rencananya akan beraksi pekan depan. Namun sebelum aksinya tersebut sempat dilakukan, mereka telah diamankan.

Kadiv Humas Polri Irjen Boy Rafli Amar mengatakan, terduga yang berinisial ZA memiliki sejumlah keterlibatab. Salah satunya terkait dengan rencana penyerangan Polsek Brondong, Lamongan. Mereka rencananya akan menggunakan 4 senjata pendek yang masih dikuasai kelompoknya.

“Rencana melakukan penyerangan terhadap Polsek Brondong, Kabupaten Lamongan dengan menggunakan 4 senjata pendek yang masih dikuasai kelompoknya, tutur Boy pada Jumat 2 maret 2017.

Sedangkan terduga berinisial AB yang sebelumnya disebut HE, diduga mengetahui rencana penyerangan Polsek Brondong menggunakan 4 senjata yang rencananya akan dilakukan minggu depan tersebut. ketiga, inisial ZH bersama ZA transaksi senjata api di Sangir, Sulawesi Utara.

Bahkan kabarnya salah seorang Teroris Lamongan tersebut merupakan pimpinan jaringan kelompok teroris Jamaah Ansharut Daulah (JAD), ia adalah ZA. ZA diduga pernah mengambil 5 pucuk senjata api laras pendek di Sanger bersama dengan NH dan ZH.

Senjata api tersebut sebelumnya dibeli oleh SM di Filipina Selatan sekitar Desember 2015 lalu. SM ditangkap di wilayah Cilegon bulan lalu. Selain itu ZA juga memberikan kontak dri NK kepada SM berkaitan dengan penjemputan 18 pucuk senjata api panjang yang dibeli oleh SM di Filipina Selatan.

ZA kemudian memerintahkan ZA juga memerintahkan R untuk melakukan survey di pelabuhan Tanjung Perak dan Pelabuhan di Lamongan untuk membuka jalur masuknya senjata api.

Baca Juga Berita Terkini: Densus 88 Ringkus Terduga Teroris di Kampung Inggris Kediri!

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY