Berita Terkini: Siapakah yang Bertanggung Jawab dalam Ledakan Bom Saat Ibadah Minggu Palma di Mesir?

0
289
Minggu Palma
Copyright©BBC

Siapakah yang Bertanggung Jawab dalam Ledakan Bom Saat Ibadah Minggu Palma di Mesir?

Indowarta.com – Ibadah yang seharusnya menjadi suatu acara yang khidmat dan sakral justru diwarnai insiden yang merenggut belasan nyawa. Seperti yang terjadi di gereja Koptik Kota Tanta dan Alexandria, Mesir pada Minggu (9/4).

Dinyatakan jumlah jemaat yang tewas dalam ledakan bom saat ibadah Minggu Palma telah bertambnah dan menjadi 44 orang. Pasukan keamanan pun telah diperintahkan menyebar oleh Presiden Abdel Fattah el-Sisi. Mereka juga diperintahkan untuk mendeklarasikan bahwa negara dalam keadaan darurat hingga tiga bulan ke depan.

Lantas siapa yang akan bertanggung jawab dalam ledakan bom saat ibadah Minggu Palma tersebut?

Seperti yang telah diberitakan Reuters sebelumnya, kelompok teroris Negara Islam di Irak dan Suriah (ISIS) diklaim mengaku sebagai pihak yang bertanggung jawab atas ledakan tersebut. Rangkaian serangan ini terjadi satu minggu menjelang perayaan Paskah, dan rencana kunjungan Pemimpin Umat Katolik Seduania, Paus Fransiskus ke Mesir.

Minggu Pelma
Copyright©kompas

Aksi teror ini disebut merupakan insiden terbaru yang dialami oleh kelompok religius minoritas di Mesir, yang dilakukan oleh kelompok teroris. Situasi tersebut juga dikatakan menjadi tantangan tersendiri bagi Presiden Mesir yang telah berjanji akan memberikan perlindungan terhadap kelompok minoritas dalam salah satu janji saat kampanye melawan gerakan ekstrimis.

Ledakan pertama terjadi di Kota Tanta, kota yang berada di delta Sungai Nil, sekitar 100 kilometer sebelah utara Kairo. Peristiwa tersebut terjadi di gereja St. George saat ibadah Minggu Palma tengah berlangsung.

Kabarnya Bom dipasang di bagian depan kursi jemaat dalam ruangan ibadah. Tercatat 27 orang dinyatakan meninggal dunia sedangkan lebih dari 78 orang mengalami luka-luka.

Sementara ledakan kedua terjadi beberapa jam setelah itu terjadi di Kota Alexandira, di katedral Santo Markus. 17 orang dinyatakan tewas akibat ledakan tersebut dan 48 lainnya terluka.

Paus Tawadros selaku Pemimpin umat Kristen Koptik sedang memimpin ibadah Minggu Palma di gereja tersebut, saat ledakan yang disebut sebagai serangan bom bunuh diri itu terjadi. Paus Tawadros selamat tanpa luka.

ISIS menyebut ada dua pelaku serangan yang mengenakan jaket bom dalam serangan Alexandria itu. Mereka mengancam masih akan ada serangan lanjutan di mesir.

Baca Juga Berita Terkini: Video Detik Detik Ledakan Bom di Tengah Ibadah Minggu Palma!

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY