Berita Terkini: Begini Kronologis Novel Baswedan Disiram Air Keras!

0
582
Novel Baswedan
Copyright©Okezone

Begini Kronologis Novel Baswedan Disiram Air Keras!

Indowarta.com – Penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan kembali mendapatkan teror. Kali ini ia diteror dua orang pengendara sepeda motor yang tidak dikenal. Novel disiram air keras usai menunaikan ibadah shalat subuh di Masjid Al Ihsan, Pegangsaan Dua, Kelapa Gading, Jakarta Utara.

Novel selesai shalat subuh sekitar pukul 05.10 WIB. kala itu ia berada di depan Masjid Al Ihsan. Tiba-tiba ia dihampiri oleh dua orang laik-laki yang tidak dikenal. Mereka menggunakan sepeda motor. Tiba-tiba mereka langsung menyiramkan air keras ke arah Novel.

Hal itu disampaikan oleh Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Raden Prabowo Argo Yuwono, Selasa (11/4). “Langsung menyiram dengan menggunakan air keras dan mengenai mukanya.”

WAJIB BACA :  Saksi Kunci Kasus Novel Baswedan Dinilai Bisa Gambarkan Pelaku Secara Utuh!
Novel Baswedan
Copyright©Republika

Air keras tersebut langsung membuat kelopak mata Novel Baswedan bagian bawah kiri menjadi bengkat dan berwarna kebiruan. Dahi sebelah kiri juga bengkak lantaran terbentur pohon. Usai menyiramkan air keras ke arah Novel, pelaku langsung melarikan diri.

Akibat insiden tersebut, Novel langsung dilarikan ke Rumah Sakit Mitra keluarga Kelapa Gading guna mendapatkan pertolongan. Saat ini ia tenhgah dalam perawatan di kamar nomor 508. Rumah sakit tersebut memang dekat dengan kediaman Novel yang juga berada di Kelapa Gading.

Emil, istri dari Novel Baswedan mengatakan kala itu sang suami meninggalkan ponselnya di rumah. Emil kemudian mendapatkan kabat tersebut dari tetangga sekitar rumahnya yang mengatakan bahwa sang suami disiram air keras dan dilarikan ke rumah sakit.

WAJIB BACA :  Saksi Kunci Kasus Novel Baswedan Dinilai Bisa Gambarkan Pelaku Secara Utuh!

Diketahui Novel sudah beberapa kali mendapatkan teror. Semua teror tersebut datang setelah Novel memimpin berbagai kasus besar. Tahun lalu ia sempat ditabrak mobil saat dirinya tengah mengendarai motor menuju ke kantornya di Kuningan, Jakarta Selatan.

Novel Baswedan juga sempat dipidanakan atas meninggalnya tahanan, saat itu ia menjadi penyidik di Bengkulu. Kejadian tersebut terjadi pada tahun 2004 silam. Novel memang dianggap sebagai penyidik yang tidak pandang bulu dalam menangani setiap kasusnya.

Kasus besar yang pernah ia tangani diantaranya yakni kasus simulator SIM di kepolisian. Dan kini ia menangani kasus E KTP yang dikalim telah merugikan negara. Kasus penyiraman air keras yang dialami oleh Novel ini ditangani oleh kepolisian Sektor Kelapa Gading. Polisi juga akan melakukan olah TKP di Masjid Al Ihsan.

Baca Juga Berita Terkini: Begini Penjelasan Novel Bamukmin Soal Aksi FUI 313 Besok 31 Maret!

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY