Berita Terkini: Inilah Pemicu Longsor Susulan di Ponorogo Menurut Tim Tanggap Darurat PVMBG!

0
445
longsor ponorogo
Copyright©Liputan6

Berita Terkini: Inilah Pemicu Longsor Susulan di Ponorogo Menurut Tim Tanggap Darurat PVMBG!

Indowarta.com– Longsor susulan yang terjadi di Desa Banaran, Kecamatan Pulung, Kabupaten Ponorog, Jawa Timur ini telah menghentikan semua proses pencarian korban yang masih belum ditemukan dan juga semua proses evakuasi. Terkait dengan Longsor Ponorogo susulan tersebut, Tim tanggap darurat dari Pusat Vulkanologi Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Badan Geologi sudah melakukan beberapa identitikasi yang telah memicuinsiden ini.

Tim tanggap darurat PVMBG Badan Geologi ini telah menyebutkan bahwa terdapat sebanyak tujuh faktor penyebab terjadinya gerakan tanah atau longsor setelah berada di lokasi bencana selama empat hari.

Menurut Ketua Tim Tanggap Darurat Ponorogo PVMBG Badan Geologi Hery Purnomo ini telah menyebutkan bahwa salah satu pemicunya adalah kemiringan dari lereng yang sangat terjal yakni lebih dari 45 derajat.

Longsor Ponorogo
Copyright©tmpo

Hery melalui keterangan tertulis pada hari Senin 10 April 2017 ini telah menuliskan “Selain itu, sifat fisik tanahnya pelapukan yang gembur, bersifat lepas dan sarang sehingga air hujan cepat masuk ke dalam tanah, menyebabkan tanah menjadi jenuh”.

Hery menjelaskan bahwa telah terdapat retakan pada tebing bagian atas  yang terjadi beberapa pekan sebelum terjadinya longsor Ponorogo tersebut. Hal ini telah menyebabkan air hujan masuk ke dalam tanah. Hal itu juga telah memicu menjadi jenuh dan bobor massa tanah serta tekanan pori tanah meningkat dan akan membuat daya ikatnya menjadi menurut lagi.

Hery menambahkan baha kurangnya daya ikat tanah tersebutlah yang kemungkinan besar telah membuat adanya perubahan fungsi lahan hutan pinus menjadi ladang ataupun tegalan tanaman jahe. Hery mengatakan “Kurangnya tanaman keras berakar kuat dan dalam yang dapat berfungsi menahan lereng”.

Hery mengatakan bahwa kawasan yang dilanda longsor Ponorogo tersebut merupakan zona lemah dan diperkirakan terdapat struktur ataupun sesar. Atas temuan sementara pemicu tanah longsor di Desa Banaran, Kecamatan Pulung, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur tersebut, PVMBG kembali akan menurunkan tim tanggap darurat. Mereka akan ditugaskan untuk memeriksa lokasi gerakan tanah di lokasi longsor Ponorogo tersebut secara detail.

baca juga :

Berita Terkini: Usai Longsor Ponorogo, Banjir Mulai Mengintai Warga!

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY