Berita Terkini: Subsidi Elpiji 3 Kg Diprediksi Akan Membengkak Hingga Rp 10 Triliun, Begini Tanggapan Sri Mulyani!

0
1204
subsidi elpiji 3 kg
Copyright©RAKYATMEDAN

Subsidi Elpiji 3 Kg Diprediksi Akan Membengkak Hingga Rp 10 Triliun, Begini Tanggapan Sri Mulyani!

Indowarta.comSubsidi elpiji 3 kg berpotensi membengkak menjadi Rp 30 triliun, sementara itu dana yang dialokasikan di APBN 2017 hanya Rp 20 triliun, hal itu disampaikan oleh Menteri ESDM , Ignasius Jonan. Pembengkakan Rp 10 triliun ini diklaim lantaran subsidi kurang tepat sasaran, banyak elpiji 3 kg yang digunakan oleh masyarakat mampu.

Terkait dengan kabar subsidi elpiji 3 kg yang membengkak tersebut Sri Mulyani Indrawati mengatakan bahw apihaknya telah membuat berbagai perhitungan apabila pendapat yang ditetapkan dalam APBN untuk subsidi-subsidi energy, termasuk elpiji 3 kg ternyata tak sesuai dengan kenyataan yang ada di lapangan.

Selain itu mengenai prubahan anggaran tentu harus dibicarakan dengan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) karena APBN telah ditetapkan dalam bentuk Undang-Undang. Hal tersebut nantinya baka masuk dalam pembahasan APBN-Perubahan (APBN-P) 2017.

Sri Mulayani
Copyrigth©klimg

Sri Mulyani saat ditemui di Hotel Fairmont, Jakarta, Kamis (13/4) mengatakan bahwa kemarin pihaknya telah membuat beberapa kalkulasi apabila nantinya jumlah dari penggunaannya atau harga minya di luar tidak sesuai dengan asumsi. Pihaknya nanti akanmelihat dalam APBN-P.

Tidak hanya subsidi elpiji 3 kg saja, namun subsidi listri 450 VA juga kemungkinan haru direvisi. Karena APBN 2017 hanya menyiapkan subsidi untuk 19 juta pelanggan karena ada 4 juta pelanggan lain yang sebnarnya tidak berhak untuk menerimanya. Namun faktanya, subsidi untuk 4 juta pelanggan 450 VA tersebut belum juga dicabut hingga kini.

Sri Mulayani mengatakan bahwa beberapa subsidi dasar perhitungannya didasarkan pada kalkulasi dalam APBN 2017yang telah ditetapkan oleh DPR dalam bentung Undang-Undang (UU).

“Dalam APBN 2017 kan sudah ditetapkan oleh DPR dalam bentuk UU, untuk beberapa subsidi kan dasar perhitunganya didasarkan kepada kalkulasi seperti elpiji 3 kg itu jumlah rumah tangga yang mendapatkannya. 450 VA untuk listrik itu juga jumlahnya diturunkan kalau nggak salah dari 23 juta pelanggan, harusnya turun menjadi 19 juta,” jelasnya.

Begitu juga soal subsidi solar dan listrik 900 VA. Semua itu perlu penyesuaian asumsi-asumsi seprti jumlah penerima, harga minyak dan sebagainya. Jadi jika nanti realisasinya tidak sesuai,maka akan menyebabkan jumlah yang harus disediakan oleh APBN menjadi berubah.

Baca Juga Berita Terkini: Curahan Hati Sri Mulyani Saat Tax Amnesty Berakhir!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here