Berita Terkini: Pengadilan India Keluarkan Surat Penangkapan Untuk Zakir Naik, Kenapa?

0
5103
Zakir Naik
Copyrigth©harianindo

Berita Terkini: Pengadilan India Keluarkan Surat Penangkapan Untuk Zakir Naik, Kenapa?

Indowarta.com– Pengadilan khusus di Mumbai ini telah mengeluarkan surat perintah penangkapan terhadap pendiri islamic Research Foundation (IRF) yakni Zakir Naik dalam kasus dugaan pencucian uang. Atas permohonan yang telah diajukan oleh Direktorat Penegakan, surat perintah itu pun telah dikeluarkan.

PR Bhavake, hakim pengadilan khusus, seperti dikutip PTI News pada hari Kamis 13 April 2017 ini telah mengatakan “Menerbitkan surat perintah penangkapan untuk Zakir Naik”. Taraq Sayyed dan Mubik Solkar yang merupakan kuasa  hukum dari Zakir Naik ini telah mengatakan bahwa pengadialn ini tidak bisa mengeluarkan surat tersebut.

Hal ini karena status dari Zakir naik ini masih belum ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus sebelumnya. Oleh sebab itu pihak pengadilan ini dianggap tidak memilliki jurisdiksi untuk meawan Zakir Naik.

Sementara itu Hiten Venegaonkar yang merupakan kuasa hukum Direktra Penegakan ini menilai bahwa surat perintah penangkapan itu memang diperluan karena Zakir Naik memang kerap tidak hadir dalam panggilan penyidik. Hiten mengatakan “Zakir gagal memenuhi panggilan meski surat panggilan beberapa kali diberikan”.

Hiten mengungkapkan bahwa alih-alih hadir depan Direktorat Penegakan, Zakir Naik justru mengajjukan prasyarat dan memerintahkan istilah bagaiaman pernyataannya harus dicacat. Sebelumnya Zakir Naik ini telah bersedia untuk mencari waktu untuk memenuhi panggilan tersebut. Dirinya meminta kepada agennya untuk merekam pernyataan itu melalui konferensi video.

Zakir Naik
Copyrigth©indiatimes

Namun Direktorat Penegakan ini telah menolak permintaan tersebut. Menurut Direktorat, orang yang dipanggil dalam kasus tindak pidana pencucian uang ini harus diperiksa secara langsung. Hal ini juga sesuai di dalam pasal 15 UU Pencegahan Tindak Pidana Pencucian Uang di India.

Kini Direktorat penegakan sedang menyelidiki dugaan penyimpangan dana senialli 60 crore rupee atau senilai 600 juta rupee terkait dengan penerimaan dana luar negeri oleh Zakir Naik dan entitasnya yang juga termasuk IRF.

Sementara itu Direktorat Pengakan ini telah melampirkan nilai sejumlah properti yang dipimpin oleh ulama konda tersebut yang mencapai 18,37 crore rupee dalam bentuk reksa dana, properti dan juga saldo bank.

baca juga :

Berita Terkini: Zakir Naik Sebut Hanya Warga Bekasi yang Tak Mempertanyakan Soal Al Maidah Ayat 51!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here