Berita Terkini: Jatuhkan Bom di Afganistan, AS Pasang Target Untuk ISIS!

0
705
Bom di Afganistan
Copyright©wartakota

Berita Terkini: Jatuhkan Bom di Afganistan, AS Pasang Target Untuk ISIS!

Indowarta.com- Pihak militer Amerika Serkat ini telah menjatuhkan bom non nuklik di Afghanistan. Yang menjadi target bom yang paling kuat di Amerika Serikat ini itu dijtauhkan untuk memerangi ISIS. Dilansir dari CNN, pada hari Jumat 14 April 2017 ini telah menyebutkan bahwa menurut 4 pejabat milliter Amerika Serikat, Bom di Afganistan tersebut memiliki panjang 30 kaki, berat 21.600 pound dan juga menggunakan GPS sistem.

Presiden Amerika Serikat yakni Donald Trump ini telah menyebutnya sebagai pekerjaan lain yang telah sukses di hari Kamis. Bom di Afganistan itu sendiri telah dijatuhkan pada pukul 07.32 WIB. Dengan mengguanakan pesawat MC 130, bom itu telah dijatuhakn di Afghanistan dan juga telah dioperasikan oleh Angkatan Udara Komando Operasi Khusus. Hal ini telah dikatakan oleh juru bicara Pentagon Adam Stump.

Bom di Afganistan
Copyright©sindonews

Para pejabat ini telah mengatakan bahwa target yang telah bom yang telah dijatuhkan itu adalah gua dan kompleks terowongan ISIS dan perseonle di districk Achin, Provinsi Nagarhar, yang merupakan daerah terpencil di timu Afghanistan yang juga berbatasan denan Pakistan.

Sekretaris Pers Gedung Putih yakni Sean Spicer ini telah mengatakan bahwa AS kini telah memerangi ISIS dengan sagat serius. Sementara itu presdien Amerika Serikat yakni Donald Trump pun telah membantah untuk mengakui apakah dirinya secara pribadi ini memerintahkan penggunaan bom terbesar AS di Afganistan tersebut .

Pada saat ditanyai  apakah dirinya ini telah memerintahkan serangan Bom di Afganistan terbesar tersebut, Donald Trump mengatakan “Semua mengetahui betul apa yang terjadi. Jadi yang saya lakukan adalah memberi wewenang kepada militer”. Lalu Donald Trump melanjutkan “Kami telah memberikan militer kewenangan penuh dan itu yang mereka lakukan”.

Beberapa sumber telah menyebutkan bahwa yang telah menandatangai penggunaan bom tersebut adalah Jenderal John Nicholson yang merupakan komandan pasukan AS di Afghanistan. Selain itu gedung putih juga telah diberitahu mengenai serangan bom di Afghanistan tersebut. Trump pun telah memberikan para komandan militer sebuah kewenangan yang lebih luas lagi di beberapa medan pertempuran di mana pasukan AS ini telah turut terlibat.

baca juga :

Berita Terkini: Pelaku Teror di Stockholm Adalah Simpatisan ISIS Bernama Rakhmat Akilov!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here