Berita Terkini: Ricuh Tabligh Akbar Massa HTI dan Banser Ansor Bentrok di Tanah Makassar!

0
611
Copyright©RAKYATKU NEWS

Ricuh Tabligh Akbar Massa HTI dan Banser Ansor Bentrok di Tanah Makassar!

Indowarta.com – Aksi tabligh akbar oleh massa Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) yang rencanannya akan digelar di Lapangan Karebosi, Makassar, Sulawesi Selatan, menimbulkan kericuhan. Ricuh tabligh akbar tersebut terjadi lantaran ormas HTI tetap ngeyel melakukan tabligh akbar di Makassar pada Minggu (16/4).

Akibatnya nyaris terjadi bentrokkan dengan puluhan anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) pukul 10.54 Wita. Sat ribuan anggota HTI mencoba untuk melakukan orasi terlihat anggota Banser Ansor lengkap dengan pakaian militernya mencoba untuk menghadang.

Begitu juga denganPergerakan mahasiswa Islam Indonesia yang juga turut menghalau kelompok HTI.  Akan tetapi kelompok HTI yang dipimpin oleh panglima Laskar Front Pembela Islam Sulawesi Selatan, Abdurrahman, melakukan perlawanan dengan mengacungkan bambu yang terikat bendera, sehingga terjadilah ricuh tabligh akbar tersebut.

bentrok banser dan HTI
Copyright©ArrahmahNews

Terjadi saling dorong diantara mereka. kondisi kian memanas saat masa HTI tetap mempertahankan umbul-umbul Islam dan berteriak khalifah. Ricuh tabligh akbar tersebut akhirnya berhasil diredam usai kedua komandan dari kedua ormas menasik massanya masing-masing.

Setelah itu, massa FPI yang ikut dalam rombongan HTI bergeser ke Jalan Sungai Limboto dengan dikawal ketat oleh aparat kepolisian. Lokasi bentrokan juga dijaga ketat oleh aparat TNI dan polisi lantaran masih terlihat puluhan Banser GP Ansor di jalan jenderal Sudirman.

Gerakan pemuda Ansor Sulawesi Selatan Muhammad Tonang pada Minggu (16/4) berpendapat, menurutnya insiden tersebut terjadi lantaran salah komunikasi. Awalnya Banser yang dturunkan hanya berjumlah 200 orang.

Mereka hanya ingin menghadang dan mengambil bendera HTI. Menurutnya Banser datang untuk berkunjung baik-baik, apalagi memingat sama-sama ormas Islam. Tonang juga mengatakan bahwa sejak awal kegiatan HTI itumemang bertentangan dengan ideology pancasila.

Sehingga ia menegaskan tak membenarkan HTI menggelar tabligh akbar tersebut. Apalagi Pemerintah Kota Makassar dan kepolisian juga tak memberikan izin mulai dari tempat hingga kegiatan.

Dikonfirmasi secara terpisah, juru bicara dari Hizbut Tahrir Sulawesi Selatan, Darwan Abdul Jalil memilih untuk tidak berkomentar. Namun sebelumnya ia mengakui tetap akan menggelar aksi lantaran merupakan hak berpendapat setiap warga.

Baca Juga Berita Terkini: FPI Sebut Polisi Lambat Tangani Mobil Terbakar, Begini Tanggapannya!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here