Berita Terkini: Kapolri Akan Kerahkan Semua Kemampuan Demi Amankan Pilkada DKI!

0
480
Copyrigth©Tribunnews

Berita Terkini: Kapolri Akan Kerahkan Semua Kemampuan Demi Amankan Pilkada DKI!

Indowarta.com– Kepala Polri Jenderal Tito Karnavian ini telah menegaskan bahwa kini jajarannya telah bersiap untuk mengamankan seluruh tempat pemungutan suara atau TPS pada saat dilaksanakannya pencoblosan Pilkada DKI Jakarta putaran Kedua. Pemungutan suara pun akan dilakukan pada hari Rabu 19 April 2017.

Tito saat ditemui usai rapat koordinasi khusus tingkat menteri di Kemenko Polhukam, Jakarta Pusat, pada hari Senin 17 April 2017 ini telah mengatakan “Kami siap melakukan pengamanan dengan kekuatan lebih kurang 65.000 personel dari Polri, TNI, Pemda dan Limas. Polri dan TNI lebih kurang jumlahnya 30.000 personil”.

Tito mengatakan bahwa jumlah personil yang kini telah dikerahkan itu lebih banyak apabila dibandingkan pada pengamanan aksi bela Islam 212 yang telah dilakukan pada tanggal 21 Februari 2017. Seluruh personil yang akan dikerahkan ini akan disebar di beberapa titik rawan termasuk juga di seluruh TPS di DKI Jakarta.

Setidaknya nanti akan ada satu polisi dan juga satu tentara yang akan mengamankan di TPS. Semenara itu total di seluruh TPS di DKI Jakarta ini pada hari pemungutan suara berjumlah sebanyak 13.03 TPS. Tito menjelaskan “Kami perkuat pengamanan di TPS, satu polisi, satu tentara, dan linmas. Jumlah TPS ada 13.034,”.

BeritaBerita Terkini: Kapolri Himbau Masyarakat Tak Konsumsi Miras dan Main petasan Saat Tahun Baru !Terkini: Kapolri Beri Instruksi Tangkap Pelaku Sweeping Atribut Keagamaan !
Copyright©Tribunnews

Selain itu, Tito Karnavian juga telah memberikan perintah kepada seluruh jajaran Kapolda di Jawa dan juga di Sumater untuk mengeluarkan larangan pengerahan massa di dalam jumlah yang besar menjelang pemungutan suara nantinya.

Tito menjelaskan bahwa kehadiran dari kelompok massa yang besar pasti nantikan akan memberikan kesan intimidasi pada saat penyelenggaraan Pilkada. Tidak hanya itu saja, penjagaan TPS leh kelompok massa ini juga akan memberikan pengaruh terhadap prinsip kebebasan dan juga kerahasiaan.

Tito juga menjamin bahwa polisi nantinya akan memberikan pengamanan yang ketat di seluruh TPS yang ada di DKI Jakarta. Tito mengatakan “Polri sendiri akan all out, Kapolda saya sudah perintahkan membuat maklumat untuk melarang massa masuk ke jalarta. Kalau jalan-jalan boleh. Tapi untuk datang ke TPS apalagi dalam jumlah yang besar, apalagi membawa intimidasi psikologis, itu udah kegiatan politik. Itu akan kita tindak tegas dengan diskresi yang ada”.

baca juga :

Berita Terkini: Begini Tanggapan Anies Baswedan dan Djarot Soal Survei Pilkada DKI!

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY