Berita Terkini: Rachel Maryam Laporkan Akun Twitter Pencatut Namanya!

0
574
Rachel Maryam
Copyright©sidomi

Berita Terkini: Rachel Maryam Laporkan Akun Twitter Pencatut Namanya!

Indowarta.com– Anggota DPR RI yakni Rachel Maryam Saydina ini telah melaporkan sebuah akun media sosial Twitter yang kini telah mencatut namanya ke Kepolisian Daerah Metro Jaya. Dirinya meaporkan hal tersebut pada hari Senin 17 April 2017. Rachel pada saat berada di Mapolda Metro Jaya pada siang hari ini mengatakan “Akun palsu ini memposting berita yang tidak sesuai dengan pikiran dan pendapat saya”.

Ada sebuah akun media sosial Twitter yang telah menggunakan namanya yang mirip dengan milik Rachel Maryam.  Jika Rachel Maryam ini memiliki akun media sosial yang bernama @cumarachel dengan huruf I kecil di akhir sedangkan akun yang telalh mencatut namanya tersebut bernama @cumarachel dengan huruf I besar di Akhir.

Rachel adalah salah satu politikus yang berasal dari Partai Gerindra yang juga merupakan pendukung calon gubernur dan wakil gubernur Anies Baswedan Sandiaga Uno. Menurut Rahcel, cuitan yang telah dibuat oleh akun tersebut telah memframing Anies Baswedan sebagai penganut aliran Syiah.

Rachel Maryam
Copyright©poskotanews

Cuitan tersebut adalah “Awalnya simpati sama Mas Anies karna santun dan muslim, tapi ternyata.. Saya kecewa dibohongi! #SyiahBersamaAnies”. Bagi orang awam, cuitan tersebut mungkin akan dianggap benar merupakan cuitan dari Rachel. Jika dilihat sekilas, memang akun tersebut sangat meyakinkan bahwa itu merupakan milik dari Rachel karena di akun tersebut terdapat foto Rachel Maryam dan juga logo Anies Sandi.

Namun apabila diteliti lebih lanjut lagi, maka terlihat beberapa perbedaan dengan akun aslinya. Tidak hanya mengenai huruf I di akhir nama palsu itu saja, di akun Rachel Maryam yang asli telah memiliki pengikut sebanyak 37.700 sedangkan akun palsu tersebut hanya memiliki pengikut sebanyak 264 akun saja.

Di dalam Biodata akun tersebut juga terdapat perbedaan dengan akun palsu tersebut. Apabila di akun asli ini tertuis Bismillah di akhir kalimat, sedangkan di akun palsu tertulis Basmallah di akhir kalimat. Rachel menuturkan bahwa yang dikhawatirkan adalah cuitan ini akan di retweet oleh banyak orang dan akan membuat sebuah opini yang salah di mata publik.

baca juga :

Pilkada DKI: Ada Video Anies Baswedan Bagikan Sembako, Asli?

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY