Berita Terkini: Masa Tenang Pilkada DKI, Kominfo Diminta Awasi Media Sosial!

0
351
Pilkada DKI
Copyright©berdemokrasi

Masa Tenang Pilkada DKI, Kominfo Diminta Awasi Media Sosial!

Indowarta.com – Hari ini merupakan masa tenang menjelang berlangsungnya Pilkada DKI putaran kedua besok 19 April 2017. Kali ini Wakil Ketua Komisi I DPR RI,meminta agar Komenkominfo RI mengawasi media sosial.

Menjelang Pilkada DKI akan dilakukan pengawasan di media sosial karena dikhawatirkan beredar berita hoax atau tidak benar. Hal in disampaikan langsung oleh Meutya melalui keterangan tertulis pada Selasa, 18 April 2017.

Dalam keterangan tertulisnya Metya mengatakan jika diirnya meminta Komenkominfo RI agar memperketat pengawasan terhadap berita di media sosial. Hal tersebut karena semakin hari mendekati Pilkada putaran kedua ternyata keadaan semakin panas.

Pilkada DKI
Copyright©nasionalkompas

‘Dari hasil pemantauan jika semkin hari mendekati Pilkada DKI justru semkin panas keadaannya. Maka dari saya meminta Komenkominfo RI diminta untuk memperketat pengawasan. Media sosial akan menjadi wadah menyebar berita yang belum tentu benar selam kampanye Pilkada’ tulis Meutya Hafid.

Menjelang Pilkada DKI kali ini Meutya mengaku jika dirinya khawatir akan adanya kampanye terselubung yang beredar di media sosial. Biasanya kampanye tersebut akan menggunakan situs palsu sehingga sulit untuk diindentifiksi dan sulit untuk medapatkan sanksi.

Sementara itu diketahui percakapan yang terjadi di twitter selama ini sudah tercatat sangat banyak. Terlihat mulai 14 Maret hingga 13 April 2017 tercatt sudh 2,2 juta kicauan di twitter tentang Ahok-Djarot d nada 1,3 juta untuk Anies Sandi.

Maka dari itu Meutya meminta agar Kominfo lenih meningkatkan antisipasi dalam melaukan pengawasan di media sosial. Wakil Ketua DPR RI tersebut mengungkapkan jika dirinya mengapresisi sikap Kominfo yang sudah bertindak tegas dengan menutup beberapa situs dan akun yang dinilai meresahkan.

Pilkada DKI
Copyright©berdemokrasi

Sementara itu menjelang Pilkada DKI selain Kominfo pihaknya juga meminta KPI untuk terus meningkatkan pengawasan. KPI diminta untuk melakukan pengwasan terhadap iklan dan juga pemberitaan di televisi.

Sedangakan untuk masyarakat Meutya menghimbau agar lebih selektif dalam berbagai isu yang tengah beredar. Masyarkat diminta berhati-hati dalam menyebarkan berita terkait dengan Pilgub DKI Jakarta kali ini. Untuk KPUD dan Bawaslu sendiri juga telah melakukan pemantaun selama kampanye baik langsung maupun di media sosial.

baca juga Berita Terkini: Politik Uang yang Merajalela Jelang Pilkada DKI Besok!

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY