Berita Hari Ini : Heru Budi Hartono Calon Pendamping Ahok Di Pilkada DKI Mulai Diperiksa KPK !

0
1438
Heru Budi Hartanto

Berita Hari Ini : Heru Budi Hartono Calon Pendamping Ahok Di Pilkada DKI Mulai Diperiksa KPK !

indowarta.com– Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi DKI Jakarta Heru Budi Hartanto mendatangi gedung Kominsi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada hari Kamis 7 April 2016. Keperluan Heru datang ke Gedung KPK adalah untuk diperiksa sebagai saksi terkait kasus dugaan suap anggota DPRD DKI Jakarta terkait revisi Peraturan Daerah tentang Reklamasi.

Kepala Bagian Pemberitaan dan Publikasi KPK Priharsa Nugraha di Gedung KPK menyatakan bahwa Heru datang sebagai saksi terkait dengan penerimaan hadiah atau janji terkait pembahasan Raperda tentang Reklamasi Zonasi Wilayah Pesisir dan Pulau-pulau kecil DKI Jakarta periode 2015-2035. Heru diperiksa bagi tersangka Ariesman Widjaja salku Presiden Direktur PT. Agung Podomoro land.

Tak hanya Heru, penyidik KPK juga memeriksa beberapa pejabat di Pemprov DKI dan pihak swasta. Kasus ini merupakan kelanjutan dari operasi tangkap tangan yang dilakukan KPK minggu lalu.

Heru-Budi-Hartanto

Heru Budi Hartanto salah satu orang yang mendapat tawaran dari Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok untuk menemaninya menjadi Calon wakil Gubernur dalam Pilkada DKI Jakarta 2017. Sebeumnya Heru juga pernah menjabat sebagai Wallikota Jakarta Utara.

Ketika Jokowi masih menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi Hartanto menjabat sebagai Kepala Biro Kepala Daerah dan Kerjasama Luar Negeri (KDH dan KLN) DKI Jakarta. Dia terbilang aktif dalam mengurus segala kebutuhan Jokowi mulai dari blusukan hingga bertemu warga.

Karena kinerjanya tersebut, Jokowi mempromosikan Heru Budi Hartanto sebagai Wali Kota Jakarta Utara. Pada tanggal 13 Januari 2014, Heru resmi menjadi orang nomor satu di Jakarta Utara. Heru menjabat hingga 2 Januari 2015 dan kemudian dia diangkat menjadi Kepala BPKAD DKI sampai sekarang.

Heru juga pernah mengusulkan aturan larangan menggunakan kendaraan pribadi bagi kepala Satuan Kerja Perangkat Desa (SKPD) pada setiap hari Jumat di pekan pertama. Aturan ini Heru buat dengan tujuan memopulerkan transportasi massal dan mengurangi kemacetan.

baca juga :

Berita Hari Ini : Bestari Mangkir Saat Disebut Terima Mobil Alphard Dari M Sanusi !

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here