Berita Terkini: Jangan Sampai Pak Jokowi Sama dengan Pak SBY. . .!

0
1652
Jokowi
Copyright©tribunnews

Berita Terkini: Jangan Sampai Pak Jokowi Sama dengan Pak SBY. . .!

Indowarta.com– Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah ini telah meminta kepada presiden Joko Widdo untuk secara langsung turun tangan menuntaskan kasus penyiraman air keras yang telah menimpa penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi yakni Novel Baswedan.

Hal ini telah disampaikan oleh Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah yakni Dahnil Anzar Simanjuktak pada hari Senin 17 April 2017 kemarin saat bertemu dengan presiden Joko Widodo di Istana Merdeka, Jakarta.

Dahnil mengatakan bahwa di dalam pertemuan yang telah digelar bersama dengan para ulama dan juga tokoh agama ini pun Jokowi juga sempat menyinggung mengenai penanganan terorisme dan juga mengenai radikalisme.

Dahnil mengaku bahwa menyampaikan air keras terhadap penyidik KPK Novel Baswedan ini merupakan tindakan terorisme terhadap pemberantasan korupsi di Indonesia. Dahnil pada saat dihubungi oleh awak media pada hari Selasa 18 April 2017 ini telah mengatakan “Bapak harus terlibat langsung menuntaskan kasus Ini. Bagi saya seharusnya kasus ini mudah dipecahkan oleh pihak Kepolisian kita yang memiliki aparatur lengkap dan hebat”.

Jokowi
Copyright©konfrontasi

Bahkan di dalam kasus terorisme, pihak polisi bisa dengan mudah menjelaskan jejaringnya. Apalagi kasus penyiraman air keras yang dialam oleh Novel Baswedan tersebut. Tentunya nanti polisi akan bisa dengan mudah mengungkapnya. Menurut Dahnil, penyelesaian dari kasus ini tergantung dari keinginan poltik dari presiden Jokowi.

Karena merasa ragu dengan kinerja dari kepolisian, dirinya pun menyaranakn kepada Jokowi untuk membentuk tim pencari fakta yang juga akan melibatkan beberapa tokoh. Dirinya pun telah mengingatkan mengenai kasus pengeroyokan yang dialami oleh aktivis Indonesia Corruption Watch yakni Tama S Langkuh pada saat era pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono. Hingga saat ini kasus tersebut masih belum tuntas.

Dahnil mengatakan “Masalahnya ada pada political will. Pesan saya jangan sampai Pak Jokowi sama saja dengan Pak SBY tidak pernah menuntaskan praktik terorisme pemberantasan korupsi di Indonesia”. Hingga saat ini Novel Baswedan masih di rawati di rumah sakit di Singapura.

baca juga :

Berita Terkini: Polisi Masih Alami Kendala Sidik Jari Saat Buru Pelaku Penyerangan Ke Novel Baswedan!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here