Berita Terkini: Panduan Singkat Nyoblos Pilkada DKI Putaran Dua 19 April 2017!

0
309
pilkada DKI
Copyright©Liputan6

Panduan Singkat Nyoblos Pilkada DKI Putaran Dua 19 April 2017!

Indowarta.com – Pemungutan suara Pilkada DKI 2017 putaran kedua akan digelar pada Rabu, 19 April 2017. Untuk dapat memilih pada Pilgub putaran kedua ini, caranya tidak jauh berbeda seperti saat putaran pertama lalu. warga yang telah memiliki hak pilih harus masuk dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) dan menerima formulir C-6 KWK II.

Pada Pilkada DKI putaran pertama lalu banyak warga Jakarta yang kehilangan hak pilihnya. Namun putara kedua ini, Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta memastikan warga yang tidak terdaftar di DPT, tidak kehilangan hak suara mereka, lantaran bakal masuk ke dalam pemilih tambahan.

Berikut ini panduan praktis coblos Pilkada DKI. Pemilih Pilgub sendiri terbagi dalam tiga kategori, yakni DPT, Daftar Pemilih Pindahan (DPPh), serta Daftar Pemilih Tambahan (DPTb).

Panduan nyoblos
Copyright©Liputan6

Pertama, untuk Daftar Pemilih Tetap (DPT) merupakan warga yang memiliki hak pilih dan terdaftar oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU). Warga yang telah terdaftar menjadi pemilih tetap akan mendapatkan form C6. Waktu pemilihan dimulai pukul 07.00 WIB hingga Pukul 13.00 WIB.

Kedua yakni Daftar Pemilih Pindahan (DPPh) merupakan pemilih yang terdaftar menggunakan hak pilih di Tempat Pemungutan Suara (TPS) berbeda. Merema memiliki form A5. Waktu pemilihan juga mulai pukul 07.00 WIB hingga Pukul 13.00 WIB.

Ketiga yakni Daftar pemilih Tambahan (DPTb). Mereka merupakan warga Jakarta yang memenuhi syarat sebagai pemilih namun tidak terdaftar di DPT. Caranya untuk tetap dapat menggunakan hak pilih mereka, pertama datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) dengan membawa KTP/E KTP maupun surat keterangan dari Dukcapil asli.

Selanjutnya,jika surat tersebut masih diragukan, bisa ditunjukkan paspor, Kartu Keluarga (KK), maupun Surat Nikah. Mereka dapat datang ke TPS mulai pukul 07.00 WIB hingga 13.00 WIB.

Dengan aturan pengguna DPTb hanya dapat menggunakan hak pilihnya sesuai RT/RW alamat yang tertera di Identitas, pengguna DPTb diwajibkan untuk mengisi form berisikan identitas diri bertandatangan di TPS, dan jika surat suara habis di TPS bersangkutan, maka KPPS mengarahkan pemilih untuk pindah ke TPS terdekat.

Baca Juga Berita Terkini: Gerindra Sebut Pilkada DKI Harusnya Sebagai Ajang Pesta Demokrasi yang Beradap!

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY