Berita Terkini: Ada Maklumat, Polisi Akan Pulangkan Peserta Tamasya Al Maidah Dari Luar Saat Pilkada DKI Besok!

0
1281
larangan mobilisasi massa
Copyright©bogor daily

Ada Maklumat, Polisi Akan Pulangkan Peserta Tamasya Al Maidah Dari Luar Saat Pilkada DKI Besok!

Indowarta.com – Polda Metro Jaya bersama dengan KPU DKI dan Bawaslu DKI telah menerbitkan maklumat terkait dengan larangan mobilisasi massa ke TPS-TPS, seperti Tamasya Al Maidah pada pencoblosan pilkada DKI 2017 putaran kedua.

Seperti yang telah diketahui, Pilkada DKI 2017 akan digelar pada Rabu, 19 April 2017 mendatang. Polisi tak segan untuk bertindak tegas terhadap pihak-pihak yang mengganggu kemanan serta ketertiban Jakarta.

Kombes Pol Raden Prabowo Argo Yuwono selaku Kabid Humas Polda metro Jaya mengatakan pihaknya melarang massa dari luar Jakarta datang ke ibu kota pada hari pemungutan suara nanti. Polisi berencana akan memulangkan kembali massa yang sudah terlanjur tiba di Jakarta termasuk peserta Tamasya Al Maidah.

Tak hanya itu, para peserta aksi yang terbukti melakukan tinak piana bakal ditangkap dan diproses secara hukum. “Jika nanti tetap memaksa, ada pelanggaran pidana kita amankan. Dia bawa senjata tajam ya kita proses kembali,” tutur Argo.

Tamasya Al Maidah
Copyright©BBC

Mantan Kabid Humas Polda Jawa Timur tersebut juga menjelaskan bahwa maklumat tersebut diterbitkan guna mencegah intimidasi yang akan dilakukan oleh sekelompok massa terhadap pemilih di Jakarta. Dengan begitu kebebasan demokrasi di Jakarta pun terancam.

Mobilisasi massa ke TPS-TPS dengan alasan mengantisipasi terjadinya kecurangan pun tidak dibenarkan. Paalnya Polri nantinya akan dibantu oleh TNI dan Satpol PP telah diterjunkan ke masing-masing TPS untuk mengamankan jalannya proses pemungutan suara.

“Jadi setiap satu TPS nanti ada satu polisi, satu TNI, dua petugas ketertiban dan panitia KPPS. Ada juga pengawas independen,” terang Argo.

Selain personel di TPS pada Pilkada DKI putaran kedua nanti, pihaknya juga akan menerjunkan petugas patrol gabungan TNI dan Polri di tiap kelurahan, kecamatan, dan Ibu Kota secara menyeluruh.

Namun kabarnya kelompok yangmenyebut dirinya sebagai alumni aksi 212 bersikeras untuk menggelar Tamasya Al Maidah dengan menerjunkan sejumlah orang ke TPS-TPS di Jakarta, meski telah mendapatkan peringatan dari polisi yang akan bertindak tegas terhadap pengerahan massa tersebut.

Ketua panitia Tamasya Al Maidah Ansufri ID Sambo berdalih, mereka tetap akan melakukan aksi mereka untuk memastikan kemenangan calon mereka. ia juga membantah aksi tersebut merupakan bentuk dukungan kepada pasangan Anies baswedan-Sandiaga Uno.

Baca Juga Berita Terkini: Akan Ada Aksi Tamasya Al Maidah di Hari H Pilkada DKI?

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY