Berita Terkini: Tunjukan Sms Jaksa Agung Ke Dpr, Justru Dianggap Curhat Kayak Anak Perempuan!!!

0
767
Sms Jaksa Agung

Berita Terkini: Tunjukan Sms Jaksa Agung Ke Dpr, Justru Dianggap Curhat Kayak Anak Perempuan!!!

Indowarta.comSms Jaksa Agung diancam terlontar dari mulut HM Prasetyo, selaku Jaksa Agung, selama pelaksanaan rapat kerja dengan Komisi III DPR RI. Dewi Haroen seorang Psikolog Politik dari Universitas Indonesia langsung mengkritik Prasetyo terkait membawa – bawa sms jaksa agung ketika rapat.

Menurut lulusan UI tersebut, pesan singkat yang ditujukan kepada Jaksa Agung yang dinilai bernada mengancam tersebut sebaiknya tidak disebarkan ke public. Cukup orang dalam yang berada disekitarnya saja yang perlu mengetahui hal tersebut.

Tindakan yang dilakukan prasetyo dengan membeberkan sms jaksa agung tersebut diumpamakan seperti orang curhat tapi kepada semua orang.

Pada hari Jumat tanggal 5 Februari 2016, Dewi mengatakan bahwa sms jaksa agung dengan nada mengancam tersebut memang mungkin ada, tapi jangan sampai dibeberkan.

Lebih baik di simpan dan kalau memang diperlukan selidiki pengirim sms tersebut bersama dengan perangkat yang dia punya. Kalau dibeberkan didepan umum tersebut seperti anak perempuan yang sedang curhat.

Sms Jaksa Agung
[email protected]

Dewi juga menambahkan, menurutnya saat ini Prasetyo sedang berusaha menutupi kinerjanya yang sudah tidak professional lagi dengan hal – hal sepele lainnya. Prasetyo yang merupakan kader Partai Nasional Demokrat ini belum pernah ada prestasi yang mampu menunjukkan intensitasnya dalam menjadi Jaksa Agung.

Bahkan Dewi juga mencoba mengingatkan kembali Prasetyo untuk mengurangi keaktifannya dalam dunia politik. Prasetyo sudah waktunya menghentikan segala kegiatan politiknya, kalau tidak hanya tampak sebuah ketidak profesionalan seorang pejabat Kejaksaan Agung.

Dalam memimpin sebuah lembaga hukum yang sangat besar, seharusnya Prasetyo focus dan terus meningkatkan kinerjanya dalam rangka menegakkan hukum di Indonesia yang sudah mulai tidak terkontrol ini.

Dewi yang sudah berpengalaman dalam mengamati politik Indonesia ini menegaskan, dalam bekerja di pemerintahan, bermain politik sebenarnya tidak diperlukan. Yang paling penting adalah bekerja dengan maksimal.

Masalah nanti ada reshuffle atau bagaimanapun itu, jangan pernah takut. Yang paling penting itu adalah menjalankan tugas sesuai dengan deskripsi pekerjaan, bukannya malah curhat sms jaksa agung.

baca juga : Berita Ahok Terkini: KPK Angkat Bicara Terkait Pernyataan Ahok “Rs Sumber Waras Basi” !!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here