Pilkada DKI: Jumlah TPS Bertambah, Begini Penjelasan KPU DKI!

0
855
penambahan TPS
Copyright©Infonitas

Jumlah TPS Bertambah, Begini Penjelasan KPU DKI!

Indowarta.com – Jumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS) pada Pilkada DKI putaran kedua yang akan digelar pada Rabu, 19 April 2017 nanti rupanya bertambah dibanding pada putaran pertama lalu. Penambahan jumlah TPS ini lantaran bertambahnya jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) di Jakarta.

Komisioner KPU DKI Jakarta, Dahliah Umar mengatakan ada penambahan 12 TPS di Jakarta. Jumlah TPS terbanyak terdapat di wilayah Jakarta Timur. Yakni sebanyak 8 TPS. Sedangkan untuk Jakarta Barat 1 TPS, Jakarta Selatan 1 TPS, dan Jakarta Pusat 2 TPS.

“Ada di Jakarta Timur 8 TPS, Jakarta Barat 1 TPS, Jakarta Selatan 1 TPS, Jakarta Pusat 2 TPS. Di antaranya kalau di Jakbar itu di TPS 38 di Apartemen Mediterania, kemudian di Jakarta Pusat juga di Kelurahan Cempaka Baru, Kemayoran di TPS 43 dan TPS 44 itu penambahannya. Kemudian, di Jakarta Selatan TPS 45 di Kelurahan Duren Tiga di Kecamatan Pancoran,” ujar Dahliah pada Senin (17/4) malam.

penambahan TPS
Copyright©Bugis Pos

Dahliah juga menjelaskan alam UU PKPU Nomor 10 Tahun 2015 diatur bahwa satu TPS tidak boleh lebih dari 800 orang pemilih. Penambahan TPS tersebut mengingat adanya penambahan DPT sehingga melebihi 800 pemilih pada Pilkada DKI putaran kedua ini.

“Pada saat dipetakan ada beberapa TPS yang kalau ditambah jumlah pemilihnya yang di DPTB (Daftar Pemilih Tetap Baru) plus yang mendaftar secara aktif maka jumlahnya melampaui 800 orang per TPS. Ya kalau UU TPS itu tidak boleh lebih dari 800 orang untuk pilkada ya,” jelas Dahliah.

Selain itu ia juga mencontohkan misalnya dalam satu TPS yang semula memiliki 700 pemilih, begitu ditambah totalnya akan lebih dari 800 pemilih. Sehingga harus dipecah menjadi dua TPS.

Penambahan TPS tersebut dilakukan karena jumlah DPT juga mengalami peningkatan. penambahan DPT Pilkada DKI ini terjadi saat dilakukannya pendaftaran pada 6-13 Maret lalu.

“Jadi, memang pada saat kita melakukan pendaftaran secara aktif antara tanggal 6-13 Maret itu kan ada pemilih yang mendaftarkan diri. Termasuk kita juga saat menginfo DPTB ada tambahan jumlah pemilih. Karena ada penambahan jumlah pemilih, itu kita tambahkan kembali TPS-TPS, tutup Dahliah.

Baca Juga Berita Terkini: Kapolri Siap jaga Netralitas Saat Amankan Pilkada DKI!

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY