Berita Terkini: Tim Sukses Ahok dan Djarot Beri Penjelasan Soal Sapi di Kepulauan Seribu!

0
1213
Sapi di Kepulauan Seribu
Copyright©wartakota

Tim Sukses Ahok dan Djarot Beri Penjelasan Soal Sapi di Kepulauan Seribu!

Indowarta.com – Kali ini Tim Sukses pasangan cagub dan cawagub DKI Jakarta Basuki Thahaja Purnama alias Ahok dan Djarot saiful Hidayat jelaskan soal sapi. Timses Ahok-Djarot angkat bicara terkait Sapi di Kepulauan Seribu.

Sebelumnya diketahui jika Panitia Pengawas Pemilu (Bawaslu) mengamankan 23 ekor Sapi di Kepulauan Seribu. Sapi tersebut diketahui dari PDI Perjuangan untuk penduduk di Kepulauan Seribu yang diberikan menjelang pencoblosan Pilgub DKI Jakarta.

Sapi di Kepulauan Seribu
Copyright©detik

Menurut pengakuan Timses psangan Ahok-Djarot sapi tersebut akan dibagikan kepada kader PDIP yang berada di wilayah tersebut. Hal ini disampaikan oleh Tim pemenang pasngan nomer urut dua ini yakni Ace Hsan Syadzily pada Selasa, 18 April 2017.

‘Setiap bulannya PDI Perjuangan selalu memberikan sapi ke PAC. Dan apakah itu juga dianggap politik uang?’ ujar Ace.

Menurut penjelasnnya jika pemberian sapi tersebut rutin dilakukan oleh PDIP. Dia menyebutkan jika tidak ada sama sekali arahan dari tim pemenang terkait dengan pengiriman sapi tersebut dan tidak ada hubungannya dengan Pilkada DKI 2017.

Ace mengatakan jika Sapi di Kepulauan Seribu dibagikan secara rutin untuk kader PDIP setiap bulannya hanya saja pada tahun ini bertepatan pada bulan momen Pilkada. Pada intinya dia mengatakan jika tim pemenang tak ada kebijakan untuk pembagian sapi tersebut.

‘Silahkan boleh dicek. Intinya tim pemenang tidak akan ada kebijakan seperti itu dan tidak ada cara-cara semacam itu’ smbung Ace.

Seperti diketahui jika jika PDI Perjuangan membagikan sapi ke kepulauan seribu sebanyak 23 ekor. Namun puluan sapi tersebut diketahui dan diduga sebagai politik uang yang dilakukan oleh Ahok-Djarot dan membuat sapi itu diamankan.

Sapi di Kepulauan Seribu
Copyright©wartakota

Sapi di Kepulauan Seribu tersebut diamankan oleh Bawaslu pada Senin, 17 April 2017 dan sebelumnya sapi tersebut dibawa dari Kalibaru, Jakarta Utara. Sedangkan pihak Ahok-Djarot sendiri menyangkal jika pihaknya melakukan politik uang dengan pemberian sapi tersebut.

Sedangkan setelah disepakati sapi tersebut dibiarkan berada ditempatnya masing-masing karena sulit dikumpulkan. Namun Panwaslu dn PDIP sudah sepakat dan menyetujui jika sapi tersebut disita oleh pihak pengawas.

baca juga Berita Terkini: Kapolri Siap jaga Netralitas Saat Amankan Pilkada DKI!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here