Jangan Lupa Pantau Quick Count Pilkada DKI 2017 Putaran Kedua!

0
889
Quick Count Pilkada DKI
Copyrigth©Bisnis

Jangan Lupa Pantau Quick Count Pilkada DKI 2017 Putaran Kedua!

Indowarta.com – Pemungutan suara Pilkada DKI 2017 hari ini, Rabu (19/4) kembali digelar. Warga DKI akan menggunakan hak pilihnya pada putaran kedua Pilgub DKI kali ini. Pencoblosan sendiri dapat dilakukan mulai pukul 07.00 WIB hingga pukul 13.00 WIB.

Ada dua paslon yang akan berlaga dalam Pilkada DKI putaran kedua ini. Mereka adalah paslon nomor pemilihan dua, Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat dan paslon nomor pemilihan tiga, Anies baswedan-Sandiaga Uno.

Kedua paslon tersebut kini jelas tengah menunggu hasil Pemilu putaran kedua ini. setelah sebelumnya mereka telah berupaya keras mengeluarkan segala kemampuannya untuk berkampanye di hadapan warga DKI untuk meyakinkan agar memilihnya dan hari ini merupakan hari pemungutan suara itu dilakukan.

Quick Count
Copyright©Harian Publik

Untuk mengetahui pemenang Pilkada DKI 2017 ini, jangan lupa untuk ikuti hitung cepat atau Quick Count Pilkada DKI sejumlahlembaga survei. Diantaranya yakni Research and Consulting (SMRC), Charta Politika, dan Voxpol dalam live streaming. Survey tersebut akan dimulai pukul 07.30 WIB.

Mengingat banyak lembaga yang menyelenggarankan Quick Count Pilkada DKI putaran kedua ini. Komisi Pemilihan UMUM (KPU) DKI Jakarta memberikan standar khusus bagi mereka. lembaga survey yang ingin mengadakan perhitungan cepat harus terukur dan jelas.

Komisioner KPU DKI Jakarta, Betty Epilson Idross pada Selasa (18/4) mengatakan kalau lembaga survey  tentu bekerja seharusnya secara akademis terukur apa yang dia ingin lakukan. Misalnya saja soal margin of error berapa, metode yang digunakan seperti apa, aal-usul sumber data serta cara memperoleh data.

Betty juga menjelaskan jika nantinya lembaga survey yang menggelar Quick Count Pilkada DKI tersebut melanggar kode etik, maka publik dapat melaporkan ke KPU DKI. Atas laporan tersebut, KPUD akan membentuk dewan kode etik lembaga survey.

Menurut Betty, lembaga survey tersebut mengandalkan kepercayaan dari publik. Jika presisinya tersebut jauh dari fakta, maka itu bakal menjadi penilaian khusus bagi publik. Disisi lain ia mengatakan bahwa proses perhitungan suara pilkada putaran kedua tetap dilakukan secara berjenjang, yakni dari kecamatan, kabupaten/kota, selanjutnya tingkat provinsi.

Baca Juga Berita Terkini: Imbauan KPU DKI Untuk Lembaga Survei Quick Count Pilkada DKI Besok!

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY