Berita Hari Ini : Geledah Ruangan M Sanusi, KPK Temukan Barang Bukti 85 Bundel Uang 100 Ribuan !

0
1247
m sanusi

Berita Hari Ini : Geledah Ruangan M Sanusi, KPK Temukan Barang Bukti 85 Bundel Uang 100 Ribuan !

indowarta.com– Penyidik Komisi Pemberantas Korupsi (KPK) telah menemukan uang yang diperkirakan berjumlah Rp 850 juta. Uang tersebut ditemukan pada saat KPK menggeledah ruang kerja ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, M Sanusi. Namun saat ini masih belum diketahui uang itu akan dipergunakan untuk apa.

Kepala Bagian Pemberitaan dan Publikasi KPK Priharsa Nugraha di Gedung KPK menyebutkan bahwa penyidik menemukan uang pecahan 100.000 sejumlah 85 bundel dan kini uang tersebut telah disita, Kamis, 7 April 2016. Sanusi ditangkap di sebuah pusat perbelanjaan di Jakarta seusai menerima uang pemberian dari Presiden Direktur PT Agung Podomoro Land Ariesman Widjaja.

M Sanusi diduga menerima suap secara bertahap yang jumlahnya mencapai Rp 2 miliar. Diduga suap tersebut terkait dengan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang rencana Zonasi Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil Provinsi DKI Jakarta 2015-2035 dan Raperda.

Mohammad Sanusi

Selain menggeledah ruangan M Sanusi, Penyidik KPK juga melakukan penggeledahan di ruang kerja Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi dan Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Muhammad Taufik. Selain Sanusi KPK juga menahan Ariesman Widjaja dan karyawan PT.Agung Podomoro Land Trinanda Prihantoro. Keduanya diduga sebagai pemebri dan perantara suap.

Sementara itu Ketua Fraksi PKS DPRD DKI Jakarta Selamat Nurdin menyebutkan bahwa oprasi tangkap tangan yang dilakukan KPK terhadap Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta M Sanusi dapat mengganggu kinerja dewan.

Menurut Selamat, Konsentrasi fraksi pasti akan terbelah karena harus melakukan beberapa penyesuaian akibat penangkapan tersebut. Namun dia menghimbau untuk setiap anggota DPRD DKI agar tetap melaksanakan tugas seperti biasanya. Lebih lagi sebentar lagi DPRD DKI harus menyiapkan pembahasan APBD Perubahan DKI 2016.

Persiapan ini merupakan tanggung jawab DPRD DKI Jakarta. Persiapan pembahasan pertanggungjawaban APBD DKI 2016 merupakan agenda penting kaena menyangkut laporan penggunaan anggaran. Jikalau Raperda memang tidak urgent mungkin bisa ditunda dulu.

baca juga :

Berita Hari Ini : Mengenal Sosok Bang Uci Alias Mohamad Sanusi, Politisi KPK Yang Diringkus KPK Atas Dugaan Kasus Suap !

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here