Berita Terkini : Melalui Menkeu, Pemerintah Tetap Akan Kejar Pajak Facebook Twiiter Yahoo Hingga Google !

0
967
fb

Berita Terkini : Melalui Menkeu, Pemerintah Tetap Akan Kejar Pajak Facebook Twiiter Yahoo Hingga Google !

indowarta.com– Direktorat Jendral Pajak kini tengah memeriksa empat perusahaan provider digital economy yaitu Fb, Twitter, Google dan Yahoo. Empat perusahaan multionasional ini seharunya masuk dalam Bada Usaha Tetap (BUT).

Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro menyebutkan kalai Fb dan Twitter terdaftar di Indonesia sebagai kantor perwakilan atar representative office. Twitter Asia dan Facebook Singapre Pte Ltd yang berkedudukan di Singapura bertindak sebagai Independent agent. Oleh sebab itu kedua perusahaan tersebut membayar pajak di Negeri Singa.

Menurut Bambang, seharusnya mereka juga membayar pajak di Indonesia. Oleh karena itu, Kantor Pelayanan Pajak Badan dan Orang Asing (Badora) Kantor Wilayah DJP Jakarta Khusus menetapkan dua perusahaan itu sebagai BUT atau bagian dari sumber penerimaan pajak. Hal ini dikenal sebagai prinsip force of attraction rule.

fb

Lebih-lebih, Google dan Yahoo yang bertindak sebagai Independent agent juga berasal dari Singapura. Mereka berdiri dengan nama Google Asia Pacifik dan Yahoo Singapura Ltd. Karena tidak tercantum dalam BUT, Google dan Yahoo tidak pernah membayar pajak ke Indonesia. sedangkan mereka sudah termasuk dalam Penanam Modal Asing (PMA) sejak 2011 dan yahoo pada tahun 2009.

Keempat perusahaan itu mendapatkan penghasilan dari Indonesia, seharusnya mereka juga membayar pajak untuk Indonesia. Bambang yakin walaupun keempat perusahaan tersebut dikenai pajak, mereka tidak akan lari dari Indonesia karena Indonesia termasuk pasar yang besar bagi mereka.

Kepala Kantor Wilayah Direktorat Pajak Jakarta Khusus M. Hanif berpendapat semestinya kebijakan yang ditetapkan Inggris ke perusahaan tersebut bisa juga diterapkan di Indonesia. awalnya Google juga bukan merupakan tercatat dalam BUT dan pajak yang dibayarkan ke Inggris hanya sebesar 1,3 poundsterling. Namun setelah tercatat dalam BUT, pajak google meningkat menjadi 130 juta poundssterling.

Selama ini Google hanya membayar pajak penghasilan pasal 21 dan 23. Pajak ini ditanggung oleh karyawan, bukan ditanggung oleh Google. Hal itu juga bukan merupakan kewajiban Google.

baca juga :

Berita Hari Ini : Luncurkan Fitur Terbaru, Kini Orang Buta Pun Bisa Lihat Foto Lho Di Fb !

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here