Berita Terkini: Ahok Akan Dituntut ‘Bebas’ Oleh Jaksa Penuntut Umum?

0
723
Ahok
Copyright©liputan6

Ahok Akan Dituntut ‘Bebas’ Oleh Jaksa Penuntut Umum?

Indowarta.com – Hari ini Kamis, 20 April 2017 Pengdilan Negeri Jakarta Utara menggelar sidang ke 20 kasus dugan penistaan agama. Persidangan ini dihadiri oleh terdakwa Basuki Thahaja Purnama alias Ahok beserta dengan seluruh tim pengacaranya.

baca juga : Berita Terkini: JPU Sudah Siap Bacakan Tuntutan Untuk Ahok di Sidang Hari Ini!

Sidang Ahok sediri digelar dengan agenda pembacaan tuntutan yang akan disampaikan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU). Dan pihak terdakwa sendiri berharap agar jaksa penuntut umum membebaskan dan tidak memvonis hukuman penjara.

Ahok
Copyright©liputan6

Seperti yang disamapikan salah satu pengcara Ahok, Teguh Samudra yang berani mengungkapkan supaya klienya dibebaskan. Menurutnya Ahok tidak terbukti melakukan penodaan agama seperti yang dituduhkan oleh banyak orang.

Teguh mengatakan jika dirinya menuntut bebas kliennya karena di beranggapan jika tuduhan terkait pasal 156 KUHP tidak terbukti. Pihaknya sendiri mengaku siap untuk menjalani sidang karena yakin jika dugaan penistaan agama tersebut tidak ada.

‘Kami akan menuntut keberanian untuk menyatakan bebas. Jika nanti tidak berani dan berasumsi pada pasal 156 maka kami berani mengatan jika dugaan tersebut tidak ada’ ujar Teguh pada Kamis, 20 April 2017.

Ahok sendiri kali ini menjalani sidang ke 20 di Auditorium Kementerian Pertanian (Kementan) Ragunan, Jakarta Selatan. Sidang sendiri kan dimulai pagi ini sekitar pukul 09.00 dan tuntut akan dibacakan oleh jaksa penuntut umum.

Sementara itu Teguh sendiri yakin jika kliennya tersebut tidak melakukan seprti apa yang didakwakan. Pernyataan ini dimunculkan oleh Teguh karena dia melihat dalam penyampain yang dilakukan oleh sejumlah saksi ahli yang dihadirkan dalam sidang sebelumnya.

sidang ahok
Copyrigth©Twitter

Dia mengungkapkan jika tidak ada unsur kesengajaan dalam pidato yang disampaikan Gubernur DKI Jakarta tersebut. Pengacara Ahok ini mengatakan jika nantinya kliennya dituntut dengan dakwaan pertama maka dirinya akan memberikan tanggapan jika pidato yang disampaikan tempo hari bukan tindak pidana penodaan agama.

Sementara irtu disisi lain jaksa sendiri akan menggunkan pasal alternatif untuk menuntut Ahok. Sedangkan menurut Teguh sendiri jik pasl alternatif yakni 156 KUHP tersebut mudah untuk dibantah. Hl itu dikataknnya karena seperti dikethui jika kliennya tersebut tak pernah melakukan apa yang disebutkan dalam pasal pidana yakni melakukan permusuhan dan kebencian kepada orang tertentu.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY