Berita Terkini: Hak Angket DPR Bertujuan Untuk Ganggu Konsentrasi KPK?

0
1302
Copyrigth©Suara Nasional

Berita Terkini: Hak Angket DPR Bertujuan Untuk Ganggu Konsentrasi KPK?

Indowarta.com– Sebanyak enam LSM ini telah melaporkan Wakil Ketua DPR yakni Fahri Hamzah ke KPK. Hal ini karena dirinya telah dianggap menghalangi proses penegakan hukum di dalam kasus E KTP. Direktur Pusat Studi Konstitusi(PUSaKO) Unand Feri Amsari telah mengatakan bahwa tindakan yang sudah dilakukan oleh Fahri pada saat mengetuk palu ini adalah perbuatan cacat hukum.

Feri di kantor ICW, Jalan Kalibata Timur IV-D No 6, Kalibata, Pancoran, Jakarta Selatan pada  hari Rabu 3 Mei 2017 ini telah mengatakan “Ada 25 orang pengusul angket, tapi kenapa hanya Fahri Hamzah yang dilaporkan? Saya mengurai bahwa fokus kita, karena satu tindakan Fahri cacat hukum, dalam Pasal 279 Peraturan DPR RI tentang tata tertib itu jelas”.

Feri menyebutkan bahwa mekanisme pengambilan putusan ini telah dilakukan di dalam dua tahap. Dua tahap yang dimaksud tersebut adalah dengan musyawarah mufakat dan yang kedua ini dilakukan dengan pengambilan suara secara voting. Namun tindakan yang sudah dilakukan oleh Fahri yang sudah mengetuk palu ini merupakan manipulasi kewenangan DPR di dalam menggangu kinerja dari KPK.’

Fahri Hamzah
Copyright©Liputan6.com

Feri mengatakan “Itu sebabnya, sebagian meninggalkan lokasi, ada dua mekanisme, pertama musyawarah-mufakat, dan kedua dilakukan voting, apakah dilakukan hak angket atau tidak”. Feri menambahkan “Tiba-tiba Fahri mengetuk palunya, seakan-akan resmi hak angket. Nah ini kita duga memanipulasi kewenangan DPR untuk mengganggu kinerja KPK, kita menduga jangan-jangan Fahri Hamzah mengganggu proses penyidikan sebagai pimpinan sidang”.

Feri menduga bahwa terdapat tindakan secara teknik untuk mengganggu kinerja dari KPK Feri sendiri juga telah menegaskan bahwa tugas untuk membongkar informasi adalah merupakan tugas dari lembaga peradilan bukanlah lembaga legislatif.

Feri mengatakan bahwa enam LSM tersebut ini telah melihat upaya yang terfokus pada satu orang yakni pimpinan sidang Fahri Hamzah. Diduga Fahri Hamzah ini telah melakukan tindakan obstruction of justice dalam Pasal 21 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 juncto Nomor 20 Tahun 2001”.

baca juga :

Gara Gara Hak Angket, Fahri Hamzah Dilaporkan Ke KPK!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here