Pemerintah Ubah Struktur Gaji PNS, Naik?

0
1819
menpan-kaji-peraturan-pemerintah-tentang-layanan-publik-tetap-buka-di-hari-sabtu-minggu-jam-kerja-pns-ditambah
Copyright©PortalPNS

Pemerintah Ubah Struktur Gaji PNS, Naik?

Indowarta.com– Pemerintah ini akan mengubah struktur gaji pegawai negeri sipil atau PNS yang dituangkan di dalam peraturan pemerintah (PP). Pemerintah menilai bahwa struktur pendapatan yang telah diterima oleh PNS saat ini tidak seimbang.

Deputi Bidang Sumber Daya Manusia Aparatur, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) yakni Setiaan Wangsaatmaja ini telah menyebutkan bahwa pada saat ini telah terdapat tiga unsur yang menentukan Gaji PNS. Unsur itu adalah gaji pokok, tunjangan kinerja dan jgua kemahalan daerah.

Setiawan di Kementerian PAN-RB Jakarta pada hari Jumat 5 Mei 2017 ini telah mengatakan “Saat ini memang antara gaji pokok dan tunjangan kinerja enggak berimbang. Gaji pokok kecil, kemudian tunjangannya yang besar”. Padahal gaji pokok merupkaan penentu jaminan kesehatan dan juga pensiunan bagi para PNS. Jika gaji poko ini besar, maka jaminan seperti pensiunan ini juga akan naik.

Setiawan menuturkan “Memang persoalannya saat ini yang jaminan kesehatan. Pensiun basisnya persentase gaji pokok. Ketika gaji pokok dinaikkan, maka berdampak ke struktur pensiun dan seterusnya”.

PNS

Pemerintah sendiri akan sangat berhati-hati untuk mengubah pola gaji tersebut. Sebab perubahan pola ini akan berdampak kepada anggaran negara ini. Setiawan menjelaskan bahwa pihaknya tentu saja akan sangat berhati-hati di dalam hal tersebut. Setiawan menuturkan “Ketika akan meningkatkan struktur gaji pokok, cek kemampuan negara cukup apa enggak. Dan ini seluruh wilayah Nusantara”.

Pemerintah akan mengacu kepada data Badan Pusat Statistik atau BPS terkait dengan tingkat kemahalan tersebut. Setiawan menjelaskan “Kita lihat titik nolnya, misal Jakarta 0 artinya Papua berapa kali indeks dari Jakarta 5 kali kah, 7 kali, atau 1 kali. Daerah lain nol koma sekian”.

Namun Setiawan menjelaskan bawha perubahan dari struktur pendapatan ini tidak akan mengurangi pendapatan yang akan diterima pada saat ini. Perubahan tersebut hanyalah penyesuaian dari alokasi saja.

Setiawan mengatakan “Prinsipnya kita seharusnya tidak mengurangi penghasilan saat ini, bagaimana menyusun struktur penggajian baru tapi tidak mengurangi penghasilan saat ini, ini masalah alokasi ini saja”.

baca juga :

Bupati Nias Komentari Beredarnya Video Hot PNS Mesum dengan Selingkuhan di Hotel!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here