Berita Hari Ini : Ahok Sebut BPK Sembunyikan Kebenaran RS Sumber Waras, Benarkah ?

0
1413
Ahok

Berita Hari Ini : Ahok Sebut BPK Sembunyikan Kebenaran RS Sumber Waras, Benarkah ?

indowarta.com– Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama menuding Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) tidak menyampaikan data audit yang benar terkait dengan pembelian lahan Rumah Sakit Sumber Waras oleh Pemerintah Provinsi DKI pada tahun 2014 silam. Ahok menyampaikan pernyataan itu setelah selama 12 jam di diperiksa ole Komisi Pemberantas Korupsi (KPK).

Menurut Ahok, permintaan BPK ke Pemprov DKI untuk membatalkan pembelian lahan RS Sumber Waras itu tidak bisa dilaksanakan. Ahok menyebutkan bahwa pembelian tanah itu dilakukan secara terang dan tunai. Jika ingin mengembalikan uangnya ya harus jual kembali.

Kala itu Ahok sendiri enggan untuk berkomentar banyak. Dia tidak mau membeberkan materi pemeriksaan yang dilakukan oleh KPK. Setelah menanggapi pertanyaan wartawan Ahok langsung buru-buru masuk mobil dan pergi.

Ahok

Diketahui bahwa RS Sumber Waras dibeli oleh Pemprov DKI Jakarta dengan harga Rp 755 miliar. Lahan ini digunakan untuk membangun rumah sakit kanker dan jantung. Berdasarkan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) untuk Pemprov DKI tahun 2014 terindikasi kerugian daerah sebesar Rp 199 miliar.

Ketua KPK Agus Rahardjo menyatakan kini pihaknya tengah melakukan upaya membandingkan temuan BPK dengan keterangan yang diberikan oleh Ahok.

Selain itu Ahok juga menganggap bahwa laporan BPK soal pembelian laha Rumah Sakit itu adalah menipu. Ahok juga telah mengirimkan surat ke Majelis Kehormatan BPK. Namun surat yang dikirim Ahok tersebut tidak mendapat tanggapan dari pihak BPK.

Menurut Ahok temuan kerugian tersebut dirasa tidak masuk akal. BPK membandingkan pembelian dari PT. Ciputra Karya Utama yang memakai harga pasar dengan pembelian yang dilakukan oleh Pemprov DKI Jakarta yang membeli dengan harga Nilai Jual Objek Pajak (NJOP).

Ahok mengatakan BPK menanyakan Pemprov DKI Jakarta soal tidak jadi membeli lahan Sumber Waras seusai NJOP di belakang yaitu di jalan Tomang Utara. Ahok berdalilh Dirjen Pajak Kementrian Keuangan merupakan penentu NJOP.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here